(024) 76601186 umroh@syakirawisata.com

Salah satu kewajiban para calon jamaah haji dan umroh selain Paspor dan Visa adalah Vaksinas Meningitis. Para calon jamaah yang telah terdaftar di Biro Umroh dan telah mendapatkan jadwal pemberangkatan yang pasti, diharuskan melakukan vaksin meningitis.

vaksin meningitis umroh

Meningitis atau radang selaput otak adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada selaput otak. Risiko terbesar dari penyakit ini adalah kematian. Vaksin meningitis harus dilakukan  minimal 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan. Berbeda dengan vaksinasi pada umumnya yang bisa dilakukan di rumah sakit maupun puskesmas, untuk Vaksin meningitis ini hanya bisa dilaksanakan di lokasi khusus.

Lokasi khusus yang dimaksud  yakni Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). KKP sudah terdapat di sejumlah kota di Indonesia. Di Jawa Tengah sendiri KKP yang melayani suntik Vaksin Meningitis adalah Tegal, Pekalongan Jepara, Solo, Batang, Juwana, dan Rembang. Untuk Lokasi Vaksin Meningitis di Semarang terletak diKantor Kesehatan Pelabuhan Semarang yang beralamat di  Jl. WR. Supratman No.6 Semarang

Namun, tantangan utama yang tidak jarang dihadapi oleh calon jamaah ialah panjangnya antrian dan mesti datang pagi – pagi jika tidak ingin kehabisan nomor urut. Bahkan menurut pengalaman kami ada jamaah yang mesti datang pada jam 5 pagi hanya sekedar untuk mendapat nomer antrian. Padahal Kantor Kesehatan Pelabuhan baru  melayani vaksinasi  mulai pukul 08.00 – 13.00.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang

Hal ini pun nampaknya direspon dengan baik oleh para pemegang kebijakan di Kementrian Kesehatan RI. Mereka akhirnya menerbitkan terobosan baru dengan menerapkan sistem pendaftasan vaksinasi meningitis secara online online.

Salah satu Keuntungan dari sistem online ini yang berdampak pada pelayanan bagi jamaah haji dan umroh bahwasanya  semua calon jamaah bakal menperoleh nomor antrian. Setelah mendapat nomor urut antri secara online, mereka cukup datang  langsung dan menantikan panggilan untuk divaksin.

Secara umum Alur pendaftaran Vaksin Meningitis Online Tanpa Antri ialah sebagai berikut:

  1. Mengambil nomor antrian dengan resgistrasi di situs Kantor Kesehatan Pelabuhan, klik www.kespel.depkes.go.id
  2. Memilih tanggal permintaan pelayanan dan tanggal rencana keberangkatan
  3. Memilih KKP terdekat untuk mengerjakan pembayaran
  4. Melengkapi isian eksemplar daftar isian registrasi
  5. Upload paspor hasil scan dalam format jpeg, jpg, dan png
  6. Mengisi alamat email guna mendapatkan notifikasi hasil verifikasi
  7. Setelah meregistrasi secara online, pendaftar bakal mendapat tanda terima certificate of Vaccination (ICV) dan file eksemplar isian pendaftaran.
  8. Kemudian Datang ke KKP sesuai jadwal yang tertera dengan membawa:
    • Print tanda terima ICV dan eksemplar isian yang dikirim di email
    • Fotokopi paspor dan potret berwarna 4×6 sejumlah 1 lembar
    • Mengisi eksemplar isian registrasi
  9. Diberikan vaksinasi oleh pihak KKP. Setelah tersebut KKP akan mengeluarkan dan mengabsahkan ICV yang dicetak dalam buku yang berwarna kuning guna jamaah yang sudah melakukan nya.

vaksin meningitis haji umroh semarang

Sebelum mengarah ke ke Kantor Kesehatan Pelabuhan  satu hal yang tidak boleh dilupakan oleh para calon jamaah haji dan umroh adalah  menyiapkan ongkos vaksin sebesar Rp305.000,- (untuk jamaah  yang berusia lebih dari 55 tahun) sampai Rp350.000,- (untuk jamaah  yang berusia kurang dari 55 tahun) setiap jamaah.

Setelah suntik vaksinasi, Anda bakal mendapatkan ICV dalam format buku kuning yang diterbitkan oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan. Namun andai Anda telah pernah memiliki buku kuning sebelumnya, maka pihak KKP Cuma  melakukan pengabsahan dengan memenuhi data pelayanan yang telah dilakukan.

Setiap ICV ini berlaku sampai 3 tahun ke depan. Pasien perlu mengerjakan vaksinasi kembali andai ICV sudah berakhir masa berlakunya.

Bakteri Neisseria meningitidis (meningokokus) jarang ditemukan di Indonesia. Inilah mengapa sebab tidak sedikit orang Indonesia yang tidak mempunyai kekebalan terhadap bakteri tersebut. Vaksinasi paling dianjurkan untuk orang Indonesia yang bepergian ke wilayah yang  berisiko tinggi terjangkiti bakteri ini.

Salah satu Daerah yang berisiko tinggi dan merupakan asal dari  asal bakteri ini ialah Arab Saudi dan beberapa Negara-negara di Afrika. Sehingga Calon jamaah Umroh maupun ibadah Haji diharuskan untuk menerima vaksin meningitis sebelum berangkat.

Untuk bayi yang berusia antara dua bulan sampai dua tahun, dosis mula vaksin mesti ditambah dengan takaran kedua tiga bulan berikutnya. Vaksin meningitis tidak sesuai untuk bayi yang berusia kurang dari dua bulan. Konsultasikan kepada dokter apabila ada calon jamaah umroh yang sedang hamil