(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Menunaikan Ibadah Haji adalah Kewajiban. Salah satunya di Dalam lafal Imam Tirmidzi disebutkan :

“Barang siapa yang sudah berkuasa dan memiliki kemampuan menempuh perjalanan ynag mengantarkannya ke Baitullah, sementara ia tidak menjalankan haji, maka tidaklah ia akan menjumpai kematian kecuali dalam keadaan sebagai orang Yahudi atau Nasrani.” (Sunan Al-Tirmidzi, No. 812)

Imam Al-Habib Muhammad bin ‘Abdillah Al-Haddar (Al-Hajj Al-Mabrur wa Al-Sai’ Al-Masykur, hlm. 19) menguhubungkan hadist tersebut dengan firman Allah SWT dalam Surat Ali Imran yang mewajibkan haji bagi yang sudah memiliki kemampuan.

Menunaikan Ibadah Haji

 

Dalam ayat ini disebutkan bahwa sesorang yang sudah mampu berhaji, tetapi tidak melaksakannya termasuk dalam kategori ingkar (kafir), yang pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab mereka dikenakan jizyah (pajak wajib bagi non-muslim yang hidup dalam negara Islam).

Sifat menyegerakan haji bagi mereka yang mampu adalah dalam rangka berhati-hati (al-ihtiyath) terhadap usia, barangkali ditengah penundaan niatnya menjalankan ibadah haji itulah Allah SWT berkenan mencabut nyawanya, sehingga ia tidak dihitung sebagai hamba Allah SWT yang meninggal dalam keadaan muslim, na’udzu billah min dzalik. Jadi, bagi umat Islam yang sudah memiliki kemampuan finansial dan kesehatan, hendaknya segera berniat mendaftarkan diri untuk melaksanakan ibadah haji.

Apalagi dalam sistem penyelenggaraan Haji di Indonesia dewasa ini ketika seseorang mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji, orang tersebut tidak bisa langsung berangkat pada tahun pendafaran karena keterbatasan kuota. Walaupun beberapa biro umroh dan haji di Semarang banyak yang menawarkan paket ibadah haji non – quota yang langsung berangkat tanpa antri.  Apapun jenis perjalanan ibadah haji yang akan dilaksanakan, lebih baik sesegera mungkin mendaftarkan diri.

menunaikan ibadah haji

 

Keistimewaan dan Keutamaan Makkah Al-Mukarramah

Mekkah terletak di wilayah dataran Hijaz yang kini menjadi bagian dari kerajaan Saudi Arabia. Posisinya dikelilingi oleh gunung-gunung, terutama di sekitar Ka’bah. Ka’bah yang merupakan salah satu titik central ibadah haji dan umroh berada di Dataran rendah di sekitar Mekkah disebut Batha’. Ma’la adalah nama sebuah kompleks perkampungan yang terletak di sebelah timur Masjidil Haram. Disinilah terletak pemakaman Ma’la, dimana terdapat kuburan para Sahabat dan Para Syuhada.

Rasulullah SAW sendiri adalah salah satu warga Ma’la. Menurut catatan sejarah Beliau lahir dan menetap di sana sampai tiba saatnya Hijrah ke Madinah. Bahkan, ketika peristiwa Fathu Makkah (pembebasan kota Mekkah), Nabi dan pengikutnya masuk ke Kota Mekkah melalui kampung Ma’la.

Ma’la merupakan salah satu dari tiga pintu masuk utama menuju Kota Mekkah. Dua pintu yang  selain  Ma’la yakni  Misfalah, dan Syubaikah. Misfalah terletak disebelah barat daya Masjidil Haram. Di daerah Misfalah saat ini banyak berdiri hotel dengan jarak sekitar 500 meter dari Masjidil Haram. Banyak biro Penyelenggara Paket Umroh Murah yang menggunakan hotel di daerah ini  

menunaikan ibadah haji

 

Kota Mekkah menempati ketinggian 300 meter dari permukaan laut. Banyak literatur yang menyebutkan keistimewaan kota Mekkah. Mekkah diyakini sebagi kota suci nan mulia, setidaknya karena beberapa sebab. Antara lain adalah:

  • Kota ini telah dipilih Allah SWT sebagai tempat dibangunnya rumah peribadatan untuk menyembah-Nya (Baitullah).
  • Kota kelahiran dan kota dimana Muhammad diangkat sebagai Rasulullah yang terakhir, penutup Para Rasul.
  • Tempat beribadah para hamba-Nya serta adanya kewajiban mereka untuk mengunjunginya, baik dari jauh ataupun dekat.
  • Tempat yang tidak boleh bagi seorang pun masuk kedalamnya, kecuali degan kerendahan hati, khusyuk, kepala terbuka, dan meninggalkan segala bentuk pakaian dan perhiasan dunia.
  • Tidak boleh ada pertumpahan darah di kota suci Mekkah. Sehingga wajar apabila kita memasuki kota suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji maupun umroh akan merasakan aura yang aman, tentram dan thuma’ninah. Sebagaimna Firman Allah dalam surat al-’imran ayat 97
  • Tempat yang dimaksudkan untuk menghapus dosa-dosa masa lalu.
  • Mekkah merupakan tempat yang Allah SWT syariatkan kepada manusia untuk bertawaf di Ka’bah.
  • Tidak ada di muka bumi ini suatu tempat yang Allah SWT wajibkan bagi orang-orang yang mampu untuk mengunjunginya, selain Mekkah.
  • Tidak ada sejengkal pun sesuatu di bumi ini yang Allah SWT wajibkan kepada hamba-hamba-Nya untuk menghadap dan melambaikan tangan, kecuali pada Ka’bah, Hajar Aswad, dan Rukun Yamani, yang merupakan kiblat manusia seluruh dunia.
  • Tempat yang dilarang oleh Allah SWT untuk menghadap atau membelakangi pada waktu buang hajat.
  • Tempat di mana Allah SWT akan memberikan balasan secara langsung bagi siapa yang berniat jahat (walaupun belum melakukannya) dan barang siapa yang melakukannya, maka balasannya akan dilipatgandakan. Sebab melakukan kejahatan di Tanah Suci lebih besar dosanya dibandingkan tempat-tempat lain.

 

Tag : Menunaikan ibadah haji