Tips Mengatasi Jetlag pada Penerbangan Umroh

Bagi sebagian besar umat muslim, perjalanan umroh dengan pesawat udara merupakan sesuatu pengalaman yang sangat menyenangkan. Bagi beberapa jamaah umroh mungkin inilah perjalanan ke luar negeri yang pertama bagi mereka, pengalaman perjalanan yang syarat nilai religi ini pastilah menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Namun, banyak dari jamaah yang pada perjalanan umroh nya mengalami jet lag setibanya di Tanah suci akibat lamanya durasi dalam penerbangan umroh.

1. jet lag umroh

Jetlag atau sering diidentikan dengan “mabuk” pasca terbang memang seringkali dialami sebagian besar jamaah yang melakukan perjalanan umroh. Lamanya perjalanan antara Jakarta – Jeddah ataupun Jakarta – Mandinah memakan waktu 9 – 10 jam dengan penerbangan langsung dengan melewati beberapa perbedaan zona waktu. Perbedaan waktu yang terpaut 4 jam antara Tanah Air dengan Tanah Suci juga acap kali dianggap menimbulkan gejala jet lag ini.

Akibatnya, bagi jamaah umroh yang belum terbiasa ataupun cenderung gagal mensisasti lompatan zona waktu tersebut, menimbulkan gangguan atas sekelompok kecil sel yang ada di otak yang berpengaruh terhadap kontrol fungsi waktu biologis. Begitu terdapat perbedaan waktu, reaksi alamiah tubuh terganggu.

2. jet lag umroh

Perjalanan umroh ke tanah suci yang merupakan wilayah di sebelah barat Indonesia lebih menyebabkan jet lag daripada terbang lama ke arah timur. Ini disebabkan terbang ke arah Saudi Arabia (GMT+3) waktu siang yang terasa lebih lama sehingga waktu untuk tidur di malam hari saat di Saudi, seorang jamaah tidak lagi merasa mengantuk.

Terkadang gejala jet lag muncul tanpa disadari oleh jamaah umroh yang baru saja mendarat saat melakukan penerbangan dalam rangkaian perjalanan umroh. Gejala-gejala jet lag yang sering timbul saat berada di tanah suci dengan meliputi rasa kantuk yang teramat hebat di siang hari, insomnia atau susah tidur pada malam hari, pusing, sembelit maupun diare, susah berkonsentrasi, rasa lapar di saat yang tak tepat atau malah berkurangnya nafsu makan, serta perasaan mudah marah.

3. jet lag umroh

Reaksi yang timbul antar satu jamaah dengan jamaah yang lain tentunya berbeda – beda Gejala jet lag ini terkadang bertahan hingga beberapa hari sebagai akibat dari adaptasi diri dengan waktu di tanah suci yang terpaut cukup jauh dengan zona waktu Indonesia.

Berikut kami berikan 7 (tujuh) tips mudah untuk mengatasi jet lag bagi Anda yang berencana akan melakukan perjalanan umroh ke tanah suci.

  1. Pertama, aturlah ritme waktu jam internal Anda. setidaknya 3 hari sebelum perjalanan. Secara bertahap, latihlah diri Anda dengan mengubah jam tidur dan jam makan Anda berdasarkan zona waktu Saudi Arabia (Jam Indonesia minus 4 jam). Maka setelah jamaah tiba di Mekkah atau Madinah, dapat beradaptasi dengan waktu setempat.
  2. Kedua, Walaupun dengan harga paket umroh murah (baca artikel : promo umroh murah kami DISINI), pilihlah penerbangan langsung menuju Jeddah ataupun Madinah tanpa transit, penerbangan tanpa transit Jakarta – Jeddah antara lain oleh maskapai Garuda Indonesia, Lion Air dan Saudi Airlines atau jika terpaksa Anda mendapatkan penerbangan dengan transit atau transfer, tanyakan kepada biro perjalanan umroh Anda berapa lama waktu untuk transfer dan transit di bandara. Usahakan untuk tidak memilih paket dengan waktu transit yang lama. Dengan cara ini Anda bisa lebih santai selama di perjalanan.
  3. Ketiga, Memperbanyak minum air putih walaupun tidak haus, meminum dua liter air putih setiap jam dapat membantu fungsi dan kinerja jaringan tubuh kita. perjalanan umroh melalui pesawat udara menyebabkan dehidrasi akibat perubahan ketinggian dan berubahnya tekanan udara kabin pesawat.3. Pengalaman Umroh Qatar Airways 2
  4. Keempat, kurangi minum kopi serta hindari merokok minimal 12 jam sebelum penerbangan. Selama penerbangan, hindari kopi dan makan berlebihan. Meskipun zat kafein yang ada dalam kopi dapat membuat Jamaah umroh terjaga tidak mudah mengantuk, kafein terkadang membuat Anda kerap terbangun saat tidur dan akibatnya hal ini justru mengurangi jam istirahat Anda selama perjalanan umrohpesawat umroh
  5. Kelima, cobalah untuk istirahat atau tidur minimal 1 jam dalam penerbangan. Perjalanan umroh dengan pesawat selama 9 hingga 10 jam tentu amat melelahkan. Jika Anda menggunakan obat tidur berdosis ringan, atau obat anti mabuk perjalanan, Maka jamaah dapat menggunakannya dengan dosis yang sesuai.
  6. Keenam, Olah raga ringan selama dalam penerbangan perjalanan umroh dengan menggerakkan tangan dan kaki, atau sekedar jalan ke toilet untuk mengurangi rasa bosan. karena rasa bosan juga mengurangi timbulnya jet lag. Jamaah juga disarankan untuk membaca baik membaca alqur’an, buku do’a, ataupun buku panduan manasik. Karena berdasarkan penelitian membaca cukup efektif mengurangi timbulnya efek jet lag.makanan qatar airways umroh
  7. Ketujuh, setelah tiba di Bandara Jeddah atau Madinah, lakukan jalan – jalan namun hanya di seputaran bus yang akan membawa rombongan umroh menuju tempat tujuan untuk penyesuaian diri dengan waktu dan lingkungan baru. Jamaah juga dapat melakukan akupresur, dengan memberikan pemijatan dan stimulasi pada titik tertentu pada tubuh , jika jamaah benar – benar mengalami jet lag yang cukup parah
Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!