(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Setiap orang Islam yang telah baligh dan normal wajib melaksanakan sholat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan oleh Allah dan tuntunan Rasulullah. Di manapun mereka berada dalam kondisi apapun, terlebih ketika berada Sholat di pesawat dalam rangkaian penerbangan umroh.

Sebelum melaksanakan sholat disyaratkan untuk bersuci atau berwudhu terlebih dahulu dengan menggunakan air. Sebagian ulama menganjurkan untuk melaksanakan tayamum. Namun sebagian dari mereka tidak memperbolehkan tayamum sebagai pengganti wudhu, sebab sebenarnya di dalam pesawat masih ada air, dengan berwudhu di toilet maupun melalui wastafel, atau dengan meminta sedikit air minum kepada pramugari.

Wudhu dengan air yang sangat sedikit cukup dilakukan dengan membasuh muka, tangan, rambut, dan kaki. Yang dibasuh yang wajib saja. Tuangkan sedikit saja air ke telapak tangan, lalu basuh. Sehingga air tidak sampai membasahi lantai pesawat. Air yang dipergunakan pun tidak sampai satu gelas, namun tetap sederhana dan sholat di pesawat TETAP SAH.

Terdapat pula pendapat ulama yang menyatakan dalam kondisi dimana jumlah air kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ratusan penumpang Pesawat tujuan Bandara Jeddah maupun Madinah yang notabene sebagian besar merupakan umat Islam, dibolehkan bertayamun dengan debu (atau lebih tepanya micro debu) yang menempel di kursi pesawat sebagaimana terlihat gambar peraga berikut.

Mengenai posisi sholat, pada praktiknya sholat di pesawat banyak dikerjakan dengan posisi duduk di kursi pesawat. Hal ini dapat kita contoh dari bagaimana Rasulullah SAW pernah sholat sunnah di atas unta. Namun sebenarnya di sebuah pesawat ada tempat yang memungkinkan jamaah umroh untuk melaksanakan gerakan sholat, dan dengan kecanggihan tekhnologi lebih dianjurkan sholat biasa dan menghadap kiblat berdasarkan GPS pesawat.

Tempat tersebut berada di depan pintu maupun jendela keluar darurat, dan bagi para penumpang Saudi Arabian Airlines disediakan tempat khusus untuk sholat di pesawat. Namun apabila jamaah tetap ingin melaksanakan sholat dengan posisi duduk di kursi pesawat, maka langkah – langkah nya adalah sebagai berikut (lihat gambar) :

sholat di pesawat

  1. Niat sambil Takbiratul ihram 
  2. Tangan bersedekap, membaca doa iftitah, Surat Al Fatihah dan surat pendek.
  3. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
  4. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
  5. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya.
  6. Duduk antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi.
  7. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal.
  8. Duduk kembali dengan sempurna, tangan bersidekap untuk melaksanakan rakaat yang kedua, membaca Surat Al Fatihah dan Surat pendek yang dikehendaki.
  9. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
  10. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
  11. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya sambil berdoa.
  12. Duduk antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi pesawat sambil berdoa.
  13. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal sambil berdoa.
  14. Duduk Tasyahut Akhir. Duduk dengan sempurna letakkan kedua tangan di atas lutut, lakukan dengan membaca doa tasahut akhir.
  15. Mengucapkan salam sambil menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
  16. Berdoa dan berdzikir setelah selesai sholat.

Wudhu maupun Tayamum maupun sholat  dalam keadaan apapun merupakan sebuah kewajiban, apalagi kita dalam rangkaian ibadah umroh, sehingga wajib pula diketahui pengerjaannya. Mengenai waktu sholat jangan menggunakan acuan jam. Karena kita tidak tahu sedang berada di atas wilayah mana pesawat kita terbang

Cukup kita menengok keluar jendela, apabila gelap malam mulai hilang dan langit menunjukkan tanda-tanda terang namun matahari belum terbit, maka itulah waktu shubuh. Sholatlah shubuh pada waktu itu dan jangan sampai matahari sudah terbit.

Wallahu a’lam bish-shawabi

 

Sholat di Pesawat
Be Sociable, Share!