(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Sekitar 6.459 calon jamaah umroh dari berbagai daerah di Indonesia yang rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 4 – 6 April 2016, terancam gagal keberangkatannya. Pasalnya, sampai dengan hari ini, pemerintah Arab Saudi melalui Kedutaan Besar nya di Indonesia belum mengeluarkan visa umroh. Mereka beralasan bahwa stock stiker visa umroh habis. Dari pantauan syakirawisata.com sendiri dari perbincangan di Group BBM dan Whatsapp gejala langkanya stiker visa umroh ini sudah terjadi mulai Kamis 31 Maret 2016 lalu.

Akibatnya beberapa biro perjalanan umroh pun terpaksa menjadwalkan kembali keberangkatan jamaahnya. Tak ayal hal ini menjadikan biro travel tersebut menjadi bulan – bulanan jamaah. Hal ini bertambah parah dikarenakan belum ada pengumuman resmi baik dari Kementrian Agama Indonesia maupun Kedutaan besar Saudi Arabia.

Keberadaan stiker Visa ini sangatlah vital. Tanpa adanya stiker visa umrah yang menempel di Paspor dipastiak para jamaah umroh tidak akan bisa memasuki wilayah Arab Saudi. Banyak pula biro perjalanan umrah menjadwalkan kembali keberangkatan jemaah meskipun sudah memesan tiket pesawat terbang.2. Lima Pasti Umroh

“Calon jamaah tertunda keberangkatannya. Karena stiker visa umroh yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi masih belum dikirimkan ke Indonesia,” ujar Amaludin Wahab, Ketua DPD Asosiasi muslim penyelenggara haji dan umroh Republik Indonesia (Amphuri) kepada wartawan di Surabaya, Senin (4/4/2016).

Ia menerangkan, pihaknya mendapatkan informasi pada Kamis lalu bahwa, stiker visa umroh yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi belum dikirim ke Kedutaan Besar Arab Saudi. Alasannya, kehabisan stock stiker umroh. Ternyata pada Jumat (1/4/2016) banyak stiker visa yang tidak dikeluarkan.

Pihaknya mendapatkan informasi bahwa, stiker visa umroh akan dikeluarkan pada Senin (4/4/2016) ini. Lagi-lagi, saat dicroscek juga belum dikeluarkan pihak kedubes.

“Informasi yang kami terima, stiker visa umroh akan dikirim ke Indonesia pada Rabu (6/4/2016) besok. Jamaah besok diberangkatkan pada Kamis-nya,” ujarnya.

“Mudah-mudahan stiker visa umroh benar-benar terkirim, sehingga jamaah bisa menjalankan ibadah umroh,” jelasnya sambil menambahkan, tidak hanya calon jamaah umroh dari Jawa Timur yang tertunda keberangkatannya.

Jika dihitung sampai Selasa besok, maka ada sekitar 8.000 lebih jamaah yang tertunda keberangkatannya.

Saleh Partaonan Daulay, Ketua Komisi 8 DPR RI, berharap persoalan jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya karena kehabisan stiker visa dapat segera terselesaikan. Menurut Saleh, persoalan teknis seperti ini bukanlah ranah pemerintah Indonesia.

stiker visa

“Ini adalah urusan dapur kedutaan Saudi. Kita hanya bisa berharap semoga persoalan stiker itu bisa segera diselesaikan,” ungkap Saleh seperti dikutip dari republika.co.id, Selasa (5/4).

Sampai saat ini Pengurus Pusat Amphuri sudah melaporkan kejadian yang dialami calon jamaah umroh ke Kementerian Agama RI.

“Jangan sampai jamaah yang tertunda keberangkatannya dan sudah terlanjur di bandara, dinilai menelantarkan. Kemenag harus memahami kendala ini berasal dari Kedutaan Besar Arab Saudi,” kata Fauzi.

Pihaknya juga meminta kementerian agama ikut menyampaikan ke Kementerian Perhubungan, agar penyelenggara umroh tidak dikenakan pinalti (penghangusan tiket pesawat terbang) dari maskapai penerbangan terkait tertundanya keberangkatan calon jamaah umroh.

“Kami berharap pihak airline memahami kendala yang terjadi saat ini. Airline jangan mengeluarkan pinalti, karena kesalahan bukan pada pihak kami, tapi dari Kedubes Arab Saudi,” jelasnya

Ia menambahkan, bagi travel penyelenggara umroh yang memiliki SK surat keputusan dari Kemenag, pasti bertanggungjawab ke calon jamaah.

Bagi yang sudah terlanjur berangkat ke bandara, maka akan diinapkan di hotel terdekat di  bandara

1. Lima Pasti Umroh

“Saya yakin, (travel penyelenggara umroh) yang punya SK pasti bertanggungjawab dan menginapkan di hotel. Tapi kadang ada yang tidak mau pulang ke rumahnya karena sudah terlanjur berangkat. Nggak tahu yang tidak punya SK, bisa saja jamaahnya ditinggal pergi,” terangnya

“Kalau yang berangkat besok dari Surabaya, kita minta untuk ditunda dulu. Kalau sudah mendapatkan kepastian dan visanya sudah terkirim, pasti berangkat,” tandasnya. (sumber)

 

Stiker Visa
Be Sociable, Share!