(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Menjelang pemberangkatan Umroh, umumnya para jamaah sudah mulai menyiapkan uang saku umroh untuk membeli dan kuliner di padang pasir. Berbagai mata uang mulai dipertukarkan dengan dollar dalam pertukaran uang, ada juga yang membawa dollar dan juga riyal, ada pula yang hanya membawa rupiah. Sebagian besar jamaah masih binggung untuk menyiapkan uang saku, sebaiknya membawa dollar rupiah atau riyal saat berumroh? Mari lihat ulasan berikut ini.

uang saku umroh murah
Uang Saku, Sebaiknya membawa dollar, rupiah atau riyal saat berumroh ?

jadi untuk pertanyaan sebaiknya membawa dollar, rupiah atau riyal saat berumroh, Sebenarnya uang saku umroh yang efektif untuk di bawa adalah Rupiah atau dollar, karena bisa ditukar dengan money changer di Makkah atau Madinah. Harga jual rupiah di sana juga lumayan bagus, berbeda dengan jika kita menukar rupiah ke riyal di indonesia. Membeli riyal di Money Changer di dekat Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram harganya lebih murah. Namun pecahan yang diterima umumnya hanya pecahan Rp. 50.000 dan Rp. 100.000

Penukaran uang saku umroh

Penukaran uang saku umroh bisa di lakukan di Makkah dan Madinah terletak di sekitar Masjidil Haram di tukarkan di money changer atau bank bank lokal. Saat menukarkan dolar ke riyal tidaklah sesulit persyaratan seperti di Indonesia. Jika di Indonesia Dollar tidak boleh cacat atau tidak boleh ada bekas lipatan karena akan mengurangi nilai jual. Padahal penukaran uang di tanah suci tidak peduli dengan hal-hal seperti itu, Selagi bentuknya utuh, keluaran lama atau baru di hargai sama.

Sebaiknya Menggunakan Uang Riyal

Begitu juga jika kita membawa rupiah, harga nilai tukar berbeda dengan nilai tukar di Indonesia, cukup tepat jika kita bertukar dalam jumlah banyak untuk kebutuhan beberapa jamaah. Kalaupun kita tidak sempat menukarkan rupiah, ada beberapa penjual oleh – oleh haji dan umroh yang mau menerima pembayaran dengan rupiah.

uang saku umroh money changer mekkah

Tapi ada juga beberapa pedagang yang menolak pembayaran dalam mata uang rupiah. Sebaiknya kita menukarkan uang kita dengan Riyal agar tidak mendapat kendala saat bertransaksi.

Jadi dalam satu masalah ini nampaknya tidak menjadi beban bagi calon jamaah yang sedang melaksanakan umroh atau haji. Soal kenyamanan yang diberikan oleh pihak pemerintah kerajaan Saudi untuk tamu Allah telah meliput semuanya dalam hal system pembayaran. Bahkan ATM pun disediakan jika para jamaah yang ingin mengambil uang melalui ATM, namun jika kita menarik uang dari ATM rupiah, yang otomatis langsung akan keluar dari bentuk mata uang lokal yaitu Riyal.

Beberapa ATM Bank di Indonesia yang dapat Tarik tunai dan Memanfaatkan ATM selama beribadah umroh Antara lain bank Mandiri, BCA, BRI, BNI BTN dan beberapa bank swasta Nasional. Perhatikan apakah kartu ATM Bank Anda memiliki logo Visa, Master Card, Alto, Plus, dan lain sebaginya.

Katu ATM bank yang ada di Indonesia tersebut kesemuanya dapat dilakukan tarik tunai di Bank Lokal Saudi Arabia, layaknya ATM Bank Al Rajhi, The National Commercial Bank (NCB), The Saudi British Bank, Saudi Investment Bank, Alinma Bank, Riyad Bank, Samba Financial Group (Samba), Saudi Hollandi Bank (Alawwal), dll Batas penarikan pun biasanya di batasi sebanyak 5.000 riyal perhari per kartu.

uang saku umroh atm mekkah

Soal kurs nilai mata uang, diserahkan pada nilai tukar bank masing – masing. Hindari menu “Cek Saldo” atau menu “Balance Inquiry”. Karena selain di beberapa ATM Bank nilai tersebut tidak valid, juga akan dikenakan biaya transaksi yang cukup besar

Ketahui Seluk Beluk Kurs Riyal

Pengetahuan tentang nilai tukar mata uang real (Riyal) semoga kita bisa menghitung uang saku umroh dalam bentuk rupiah yang akan ditukar ke dalam bentuk real sehingga bisa untuk berbelanja. Sebagai ganti uang real / riyal, disarankan jangan menukarkan uang di Bandara baik di Indonesia maupun di Arab karena nilai tukar tidak sesuai di pasaran. Dan hati-hati juga jika ada orang Arab yang mau menukarkan uang real ke rupiah meski dalam jumlah kecil.

Nilai tukar mata uang saudi arabia ke rupiah sangat naik turun (fluktuatif) seperti pada mata uang lainnya. Salah satu hal yang menyebabkan tingginya permintaan riyal di musim haji dan musim umroh. Tentunya sangat berpengaruh pada nilai tukar saudi yang tinggi.

Tips Membawa Uang Saku Umroh Dalam Bentuk Rupiah

Untuk mereka yang baru pertama kali melaksanakan ibadah umroh atau bagi pemula, tak perlu khawatir mengenaik uang saku umroh dalam Bentuk Rupiah, Riyal Atau Dollar. Berkonsentrasilah pada pelaksanaaan ibadah umroh atau haji itu sendiri.

uang saku umroh Bank BRI

Bagi calon jamaah yang akan membawa pecahan rupiah, berikut adalah beberapa tips untuk membawa uang saku rupiah saat beribadah umroh:

  • Bawa lah uang saku rupiah secukupnya, ingalah tujuan utama Anda adalah ibadah bukan berdagang
  • Hindari bertukar uang di Bandara, baik di Indonesia maupun Bandara Jeddah Arab Saudi. Namun jika terpaksa harus memiliki cadangan uang silahkan bertanya kepada petugas biro travel umroh Anda, dimana pertukaran uang yang terdekat dan terpercaya
  • Tukarlah rupiah ke uang real pada travel yang diikuti. Maka harganya biasanya tidak berbeda jauh dengan harga di beberapa money changer di arab saudi.
  • Akan lebih praktis apabila anda membawa ATM meskipun terdapat selisih kurs sesuai kebijakan masing – masing bank di Indonesia
Be Sociable, Share!