(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Proyek perluasan Masjidil Haram di kota Makkah al Mukarramah saat ini sednag gencar dilakukan. Masjid dimana terletak Ka’bah sebagai titik central ibadah haji dan umroh, telah menyaksikan ekspansi berturut-turut sejak era Khalifah Umar ibnu Khattab. Beliaulah yang melakukan ekspansi pertama di tahun 638 Masehi. Beliau pula yang  melanjutkan ekspansi terus-menerus selama Era Khalifah Islam.

perluasan masjidil haram

Pada tahun 1925, Raja Abdulaziz Al Saud, pendiri Kerajaan Arab Saudi, memerintahkan agar program pemeliharaan penuh ke Masjidil Haram dilaksanakan. Termasuk dari sisi tata cahaya, renovasi, modernisasi dan perluasan wilayahnya masjid.

Sepeninggal Raja Abdul Aziz, operasi perluasan Masjidil Haram berlanjut pada masa pemerintahan Raja Saud (1953-1964). Masjid Terbesar di dunia ini diperluas selama Periode 1955 – 1961 untuk mencapai area seluas 152.000 meter persegi, dengan kapasitas 400.000 jamaah.

Kawasan Masjidil Haram pada masa pemerintahan Raja Faisal (1964-1975) mencapai luas 160.000 meter persegi. Pada masa pemerintahan Raja Khalid (1975-1982) perbaikan ditambahkan di daerah THAWAF, mimbar dan pintu KA’BAH

Pada masa pemerintahan Raja Fahd (1982 – 2005) ekspansi MASJIDIL HARAM berlanjut mulai tahun 1988 dan termasuk Pengembangan daerah eksternal, dan pengenalan sistem pemadam kebakaran, drainase air hujan dan layanan lainnya. Luas total Masjid yang agung ini mencapai 356.000 meter persegi.

Karena terus bertambahnya jumlah peziarah jamaah HAJI dan UMROH dan pengunjung Masjidil Haram selama beberapa tahun terakhir, ekspansi lebih lanjut menjadi masalah kebutuhan mendesak.

Oleh karena itu, Raja Abdullah Bin Abdulaziz memerintahkan agar dilakukan perluasan besar-besaran, yang mencakup Masjidil Haram dan daerah sekitarnya mulai dari sisi utara agar memungkinkan menampung dua juta orang sekaligus dalam satu waktu sholat.

Selain itu, ekspansi Raja Abdullah mencakup perluasan area eksternal Masjidil Haram, serta toilet, lorong jalan, terowongan, dan fasilitas pendukung lainnya. Area layanan juga telah dikembangkan, termasuk AC dan fasilitas pembangkit listrik dan air bersih yang semuanya melayani Masjidil Haram.

Salah satu proyek prestisus yang diusung oleh Raja Abdullah ada Kompleks Makkah Royal Clock Tower. Sebuah proyek menara jam tertinggi di dunia dengan ketinggian 601 meter. Komplek bangunan ini seluruhnya memiliki 3.000 kamar hotel dan apartemen. Di Kompeks inilah terletak 9 HOTEL TERDEKAT DENGAN PEMANDANGAN KA’BAH LANGSUNG DARI JENDELA KAMAR.

Tempat parkirnya sanggup menampung 1000 mobil. Pembangunan komplek Abraj al Bait ini dikerjakan oleh grup Bin Laden, perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi.

Saat ini Raja Salman  terus menggenjot proyek modernisasi dan perluasan Masjidil Haram terbaru. Diharapkan pada tahun 2020  proyek ini akan  merambah luas Masjidil Haram menjadi satu juta meter persegi.

Tujuan nya antara lain agar Masjidil Haram Makkah mampu menampung hingga 10 juta jamaah haji dan umroh. Dimana untuk saat ini Masjidil Haram Makkah “hanya” mampu menampung sekitar 3 juta jamaah, termasuk jamaah UMROH MURAH SEMARANG

 

Perluasan Masjidil Haram
Be Sociable, Share!