Pengalaman – Pengalaman Haji sebagai Wahana Introspeksi

Pengalaman – Pengalaman saat beribadah haji baik yang menyenangkan maupun tidak, sebaiknya dijadikan wahana untuk introspeksi, meskipun kejadian nya merupakan hal yang logis – logis saja. Pelayanan yang buruk, konflik antar jamaah, ketinggalan atau kehilangan barang, terinjak, tersesat, memang lazim terjadi apabila kita berada dalam kerumunan jutaan jamaah dalam satu titik diarea yang terbatas

Banyak cerita yang berkaitan dengan pengalaman haji, cerita tentang peristiwa aneh saat di tanah suci yang dibawa jamaah yang baru saja pulang dari tanah suci. Sebagaimana tanah haram – Mekkah – adalah tanah dan tempat lahir dan peristiwa – peristiwa penting para Anbiya, termasuk Rasulullah SAW, disata juga terdapat bangunan yang paling suci di muka bumi, yaitu Baitullah.

Memang sulit diingkari bahwa terdapat nuansa spiritual pada berbagai peristiwa di tanah suci, dan nampak pada perilaku jamaah yang tengah memenuhi panggilan-Nya. Hal itu terjadi karena situasi sakral yang keluar dari kedalaman nurani jamaah, sehingga kepekaan mereka menjadi lebih tinggi. Oleh karenanya tidak perlu memustahilkan hal – hal metafisis yang dialami oleh sebagian pengalaman haji

Secara logika memang bisa di pahami adanya berbagai pengalaman haji yang menimbulkan berbagai kesulitan yang muncul disana. Rata – rata jamaah haji baru pertama kali menunaikan PANGGILAN BERIBADAH HAJI , ditambah dengan jutaan manusia yang tumplek blek di satu titik.

Tentunya berkumpulnya jutaan umat manusia dengan deragam latar belakang yang berbeda, baik dari segi budaya, bahasa, rentan menimbulkan gesekan dan resistensi, serta perselisihan. Apalagi walaupun sudah di renovasi besar – besaran lokasi ritual ibadah haji memiliki ukuran yang terbatas. Ditambah lagi mereka tidak semuanya berpendidikan tinggi dan usia yang relatif tidak muda lagi, maka bertambah lengkaplah kesulitan – kesulitan itu.

Sejatinya apabila peristiwa – peristiwa dalam pengalaman haji ini apabila diambil hikmahnya tentulah akan menimbulkan sikap terpuji. Contohnya, sudah berkali – kali terinjak, tak ada salahnya berintrospeksi, apa yang salah dengan kita?, sering kehilangan uang? Alangkan lebih baiknya jika peristiwa tersebut dijadikan bahan reflesi diri, misalnya jangan – jangan ada harta yang selama ini kita peroleh dengan cara tidak halal, melanggar hak orang lain dan sebagainya. Ini hanyalah sekedar contoh dan bukan untuk menghakimi orang lain.

Namun sebagaimana janji Allah, tidak ada kesulitan tanpa kemudahan. Allah yang memiliki Baitullah Maha lapang dan Maha pemurah. Buktinya jutaan jamaah haji yang rata – rata berusia diatas 50 tahun pulang dengan sehat, selamat, dan membawa predikat sebagai haji mabrur. Pemerintah kerajaan arab saudi juga terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan menyambut tamu – tamu Allah yang terus bertambah setiap tahunnya

Untuk itulah website www.syakirawisata.com ini selain menghadirkan PAKET UMROH MURAH, juga diharapkan dapat mengedukasi calon jamaah haji dan umroh, juga mampu mengurangi risiko gagap budaya, mengenal dan memahami budaya dan sejarah tanah suci, mempercepat adaptasi, sehingga lebih kerasan dan lebih khusyuk disana serta membawa pengalaman haji yang terbaik. Amiin..

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!