(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Berlimpahnya Pahala saat Shalat di Masjidil Haram merupakan Keistimewaan dan juga keajaiban nya  yang mungkin saja sudah tidak begitu asing bagi umat Muslim. Apalagi bagi orang yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umroh dengan mengunjungi Baitullah.

masjidil haram

Keistimewaan yang begitu besar sehingga sangat merugi jika ini disia-siakan oleh penduduk sekitar Masjidil Haram. Tak cuma penduduk, namun juga oleh umat Islam di seluruh dunia. Atau bagi mereka yang mampu pergi ke Makkah, namun belum menyempatkan diri mengunjunginya. Pahala seratus ribu kali itu ditegaskan oleh Rasulullah SAW didalam sabda Beliau :

Dalam satu kesempatan, rasanya mustahil bagi kita untuk bisa melakukan shalat hingga seratus ribu rakaat. Kalaupun itu kita lakukan, pastilah membutuhkan waktu yang begitu panjang. Namun, dengan sekali masuk kedalam dan melakukan shalat di Masjidil Haram sekali saja. Rasulullah menilainya lebih utama dibandingkan seratus ribu kali shalat di masjid lain. Bukankah ini sesuatu yang menakjubkan bagi para pemburu pahala Allah?

Jika kenyataanya kita diwajibkan Allah shalat lima waktu sehari semalam. Maka shalat seratus ribu kali itu sama dengan shalat selama 20.000 hari, Atau setara sholat kurang lebih selama 55 tahun. Hampir seusia manusia pada umumnya. Lantas, bagaimana kita bisa melakukan shalat di sana selama satu bulan penuh, atau selama 30 hari dalam rangkaian ibadah haji?. tentunya pahala Allah akan berlipat ganda. Ini merupakan salah satu daya tarik tersendiri dari Masjidil Haram yang berada di MAKKAH itu.

Berkaitan dengan masalah shalat apakah yang pahalanya dilipat gandakan, maka telah dijelaskan dalam kitab Subulus Salam, bahwa sebagian ulama berpendapat yang dilipat gandakan hanya shalat fardhu. Karena shalat sunah yang afdhol adalah shalat sunah yang dikerjaakan dirumah, sebagaimana pendapat madzab syafi’i brpendapat bahwa yang dilipat gandakan adalah shalat fardu maupun shalat sunah. Bahkan ada yang menyatakan bahwa shalat sunah dirumah yang ada di Makkah lebih utama dan mendapatkan lipat ganda pahala seperti shalat fardhu di dalam Masjidil Haram.

Keistimewaan shalat di Masjidil Haram ini dapat menjadi media untuk mengejar kekurangan amal umat Rasulullah. Sebab, jika dibandingkan dengan umat-umat Nabi sebelumnya, usia umat Muslim sekarang tidaklah panjang. Rasulullah memberikan batasan antara usia 60 tahun sampai 70 tahun untuk umat-umatnya. Sementara umat nabi-nabi dahulu berusia ratusan tahun, seperti nabi Nuh yang berusia 950 tahun. Dengan fadhilah shalat yang ajaib ini, kita sebagai umat Rasulullah dapat mengejar ketertinggalan dalam hal ibadah.

Jika dihitung kemudian dibandingkan, dengan fadhilah keutamaan malam lailatul qadar, yaitu seribu bulan, maka keutamaan dan fadhilah shalat di Masjdil haram melebihi separuh dari keutamaan malam lailatul qadar. Perhitungannya dapat dimisalkan, sehari di Masjidil Haram sama halnya dengan 667 bulan, yaitu lebih dari separuh malam lailatul qadar. Jika dua hari melakukan shalat fardhu di Masjidil Haram, maka sama halnya mendapatkan malam lailatul qadar. Wallahu a’lam..

Media dan sarana yang disediakan Allah bagi kita sebagai umat Muslim untuk mengejar ketentun usia yang tidak panjang cukuplah banayk. Tak hanya dengan diberikan malam lailatul qadar, Masjidil Haram juga salah satu sarana tersebut, belum lagi jika dipadukan dengan pahala HAJI dan UMROH. Jika kelak diakhirat kita dipertemukan dengan para pengikut nabi Nuh, maka tak kalah banyaknya, meskipun dengan usia yang jauh lebih pendek dibandingkan usia mereka.

Kita pun kemudian dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya keberkahan dan kasih sayang Allah tidak dapat diukur dengan usia yang panjang. Umur yg berkah bukanlah umur yang panjang. Namun, umur atau usia yang digunakan dalam mengejar pahala Allah. Apalah artinya usia panjang jika tidak bis mengisinya dengan kebaikan. Sebaliknya, sungguh berkah dan panjang hidup seseorang yang selalu mengejar pahala Allah meskipun dirinya meninggal dunia di usia yang ke 50 tahun. Itulah mengapa, banyak ulama yang menyatakan bahwa memohon umur panjang itu sebaiknya disambung dengan pernyataan usia panjang dalam keadaan sehat dan taat kepada Allah.

Meraih pahala Shalat Masjid Nabawi yang memiliki keutamaan 1000 shalat di masjid lainnya, dan Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya bukanlah lagi mimpi yang tertunda. Insya Allah syakirawisata sebagai biro travel umroh terpercaya  siap mewujudkan keinginan Anda dan keluarga melalui PAKET UMROH MURAH sesuai Sunnah.

 

Masjidil Haram
Be Sociable, Share!