(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Air zam zam masih menjadi barang favorit jamaah haji dan umroh untuk menjadi oleh – oleh bagi sanak family di tanah air. Berbagai cara pun dilakukan untuk mencoba mengangkut air zam – zam. Jamaah haji dan umroh asal Indonesia menuju Tanah Air dengan pelbagai cara, termasuk membungkus rapi dan memasukkan nya kedalam tas kabin maupun di dalam tas koper. Cara tersebut cukup efektif pada tahun lau, bagi mereka yang beruntung. Namun saat ini apabila Anda Nekat Bawa Zam – Zam Siap – Siap Dibongkar Paksa oleh petugas keamanan bandara Jeddah maupun Madinah

bawa zam zam dalam pesawat

Jamaah haji dan umroh nampaknya  masih merasa tidak cukup puas cuma mendapatkan kuota lima liter air zam – zam dari maskapai penerbangan, maupun dari biro perjalanan umroh. Ada sejumlah “modus” yang dilaksanakan jamaah haji dan umroh untuk membawa air zam – zam. Yang dilakukan  antara lain membalut secara rapi botol bekas air mineral dengan lakban maupun alumunium foil. Ada pula yang terang-terangan membawanya dalam kaleng besar bekas biscuit dan dimasukkan kedalam koper.

Secara tegas disebutkan oleh Humas Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah  bahwasanya Jamaah haji maupun umroh dilarang memasukan air zamzam dalam wadah apapun ke dalam koper yang masuk bagasi. Begitu pun dengan tas yang diangkut ke atas pesawat,”. 

Pada musim haji tahun ini Personel Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah dan Madinah mengungkapkan, bahkan terdapat jamaah haji yang nekat memenuhi kopernya dengan air zam zam semua. Risiko nya ketika ketahuan tatkala proses xray di bandara semuanya diturunkan.

zam zam dalam tas

Tas dirombak dan air zam-zam dikeluarkan. Di Bandara Jeddah dalam proses pemulangan ini tidak sedikit tas jamaah yang ketahuan membawa air zam zam tersebut”. Jadi jangan coba – coba  Nekat membawa Ar Zam  Zam di dalam koper maupun di tas yang dibawa keatas pesawat.

Oleh Karena itu, Syakira Wisata sebagai penyelenggara umroh dan haji khusus mengingatkan kembali sebagaimana di instruksikan oleh Kementrian Agama, supaya jamaah haji dan yang kembali ke Tanah Air menaati aturan volume bagasi dan barang bawaan dalam penerbangan. Karena kesemua hal tersebut dilaksanakan demi keselamatan penerbangan.

Lebih  peraturan bersangkutan barang bawaan ialah, sebagaimana yang pernah kami tuliskan dalam artikel berjudul Bagasi Penerbangan umroh dan Aturan Baru bagasi zam – zam dari tanah suci adalah  sebagai berikut:

  1. Jamaah haji atau umroh diperkenankan membawa tas paspor, tas tentengan (tas kabin) maksimal 7 kg, dan koper (bagasi) maksimal 32 kg. Selebihnya supaya dikirim melewati jasa kargo
  2. Perusahaan penerbangan umroh Cuma akan membawa tas tentengan dan koper yang diserahkan oleh jamaah umroh dengan ketentuan tidak melebihi berat maksimum 32 kilo perjamaah
  3. Selama penerbangan, jamaah haji dan umroh dilarang:
  • Membawa cairan melebihi 100 ml dalam tas tentengan kecuali obat-obatan
  • Benda yang berisi aerosol, gas, magnet, senjata tajam (mainan yang memakai baterai supaya baterainya dikeluarkan)
  • Memasukan air zamzam dalam koper (bagasi)
  • Membawa parfum melebihi 10 buah masing masing dengan isi 100 ml

Sebelumnya Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, permasalahan yang kerap hadir dari tahun ke tahun ialah beban bawaan jamaah melebihi volume yang sudah ditentukan.

pemeriksaan zam - zam

“Saya imbau bila mau beli oleh-oleh guna sanak famili tidak boleh lupa tetap memperhitungkan beban maksimal, sebab akan disortir oleh petugas penerbangan. Jika berlebihan, maka tidak dapat diangkut. Jangan berlebihan dalam berbelanja, tidak boleh membeli barang yang telah ada di Tanah Air. Ini sekaligus guna keselamatan penerbangan,” pinta Menag seperti dikutip Republika.

Selama ini banyak koper jamaah mengandung zamzam yang sengaja dikemas rapi, diberi selotip PVC maupun alumunium foil agar tidak terdeteksi petugas. Namun semua teknik itu tidak dapat mengelabui petugas pemeriksa barang bawaan jamaah haji di Bandara King Abdul Aziz Jeddah maupun Bandara Madinah. Aturan itu dikeluarkan merujuk pada ketentuan penerbangan internasional, dimana  keberadaan air di dalam pesawat bisa berakibat riskan untuk penerbangan.

Air yang merembes dapat mengakibatkan konsleting pada pesawat yang pada akhirnya dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan penumpang itu sendiri. Memang, pantauan kami saat petugas bandara membongkar paksa  air zamzam dari koper mereka, banyak jamaah haji dan umroh terlihat kecewa. Padahal air zam zam Ini kan oleh-oleh yang tentu saja diinginkan tetangga, sahabat, dan saudara di tanah air.

Saran kami, demi keselamatan penerbangan jamaah haji dan umroh, jika Anda Nekat Bawa Zam Zam Bersiaplah Dibongkar Paksa Petugas Bandara, kecuali bila Anda beruntung.

 

 

Be Sociable, Share!