(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Khandaq atau Khandak dalam bahasa Persia memiliki arti parit. Masjid Khandaq dinamai sebagai salah satu pengingat bahwa di daerah tersebut pernah terjadi perang untuk memerangi kaum kafir Quraisy. Sebelum perang berlangsung, para muslimin membuat parit sepanjang lebih dari 5 km. Bahkan Rasulullah sendiri juga ikut campur tangan memimpin penggalian parit tersebut.

Penggalian parit yang berfungsi sebagai benteng pertahanan tersebut memakan waktu yang sangat panjang ditambah lagi dengan bekal yang sangat terbatas. Konon kaum muslimin ada yang sampai tidak makan selama tiga hari dalam cuaca yang teramat dingin dan karena adanya embargo besar – besaran.

Perang akhirnya dimenangkan oleh kaum muslimin karena Rasulullah berdoa tiga hari lamanya memanjatkan doa bagi kemenangan umat muslim di Masjid Fatah. Peristiwa yang terjadi pada tahun 5 Hijriyah ini diabadikan dalam Surat Al Ahzab (Golongan yang bersekutu)  ayat 9 hingga 30.

Pertempuran Parit atau pertempuran Khandaq ini merupakan sebuah agresi dan unjuk kekuatan dari pihak konfederasi yang beranggotakan Bani Nadir dan Bani Qaynuqa. Masing – masing mereka membuat aliansi dengan Bani Quraysh. Dengan kekuatan 10.000 pasukan dengan diantaranya 6.000 tentara berkuda menyerang Yathrib selama dua minggu. Kekuatan ini tentu tak setara dengan kekuatan tentara  muslim yang berusaha mempertahankan Madinah yang hanya berjumlah 3.000 orang.

Masjid Fatah atau Al-Fatah, yang berarti kemenangan, berada di atas bukit Sila atau bukit Jabal as-Sila’. Masjid tersebut dinamai demikian karena di dalam masjid itulah Rasulullah bermunajat hingga akhirnya Allah memenangkan umat muslim dengan bantuan malaikat yang tidak kasat mata.

Mengenal Masjid Khandaq

Dikelilingi Lima Masjid

Letak masjid ini berada di kaki bukit Jabal as-Sila’. Di sekitar masjid ini sudah banyak dibangun fasilitas umum dan sudah tidak ada lagi jejak parit yang menjadi dasar penamaan masjid ini sekaligus sebagai bukti adanya peperangan. Tidak banyak yang tahu kisah sepeninggal kemenangan kaum muslimin terhadap kaum kafir Quraisy, orang Arab yang tinggal di sana juga enggan untuk memberi informasi.

Baca : Madinah sebelum Kedatangan Rasulullah SAW

Di sekitar Masjid Khandaq, terdapat lima masjid lain yang memiliki posisi penting dalam perang Khandaq. Dahulu masjid-masjid tersebut berjumlah tujuh yang didirikan oleh Khalifah Umar bin Abdulaziz untuk menghormati jasa mereka yang sudah berjuang dan membawa kemenangan dalam perang.

Selain itu, Khalifah Umar bin Abdulaziz juga membangun Masjid Salman Alfarisi yang berada di kaki bukit. Masjid itu dibuat untuk mengenang Salman Alfarisi, sahabat dari Perisa yang sudah mengusulkan strategi benteng pertahanan menggunakan parit. Selama pengepungan berlangsung, Salman Al Farisi berada di lokasi masjid berdiri.

Masjid Abu Bakar dibangun dengan jarak 15 meter arah barat laut Masjid Salman Alfarisi. Namun sekarang Anda tidak bisa lagi melihat bangunan masjid Abu Bakar karena sudah diruntuhkan. Kondisi serupa juga dialami Masjid Utsman bin ’Affan. Lokasi kedua masjid tersebut sekarang diperuntukkan sebagai kawasan parkit untuk Masjid Khandaq.

Hanya Masjid Umar bin Khaththab yang masih tertinggal yang berlokasi di kawasan parkir tersebut. Kemudian di sisi kiri terdapat Masjid Ali bin Abi Thalib serta Masjid Fatimah Azzahra. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa Masjid Fatimah Azzahra sebenarnya dinamai Masjid Sa’ad bin Mu’adz.

Oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, lokasi dua masjid tersebut dikelilingi pagar serta dikunci. Tidak ada pengunjung yang dapat masuk. Hal ini ditengarai karena ada banyak muslim yang mengagungkan masjid secara berlebihan, terutama datang dari kaum Syiah.

Keistimewaan Masjid Khandaq terdapat pada sisi sejarahnya, selebihnya masjid ini hanya boleh diperuntukkan sebagai tempat ibadah. Karena sisi historisnya inilah, banyak jamaah yang ingin berkunjung ke masjid yang terletak di kawasan Madinah ini.

Setiap tahunnya, jutaan jamaah mengunjungi masjid ini untuk beribadah dan tak jarang ada yang datang ke masjid khandaq. Mereka berusaha untuk mengenal serta merekonstruksi sejarah taktik peperangan dan pertahanan yang berasal dari ide sahabat Salman Al Farisi, seorang ahli perang dari Persia (Iran).

Paket yang disediakan oleh Syakira Wisata sebagai biro perjalanan umrah dan haji khusus juga menyediakan fasilitas untuk berkunjung ke Masjid Khandaq yang  terkenal ini. Kunjungan ke masjid Khandaq adalah salah satu agenda ziarah dan city tour seputar kota Madinah.

Selain masjid khandaq Ada banyak paket yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Hubungi customer service Syakira Wisata untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan pendaftaran paket umroh murah dan paket perjalanan lain yang Anda butuhkan.

 

Be Sociable, Share!