(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Arab Saudi merupakan satu negara yang diberkahi dengan adanya dua kota suci bagi umat Islam, yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota ini sering juga disebut dengan istilah tanah haram. Mengapa Makkah disebut Tanah Haram? Apa arti dari tanah haram itu sebenarnya? Berikut Syakira Wisata berusaha mengungkap jawaban atas pertanyaan – pertanyaan tersebut

Berikut Riwayat Makkkah Disebut Tanah Haram

Arti Dari Kata Haram

Kata Haram bagi umat muslim pasti menjadi satu kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga. Terutama haram yang berarti tentang sesuatu yang tidak baik. Lantas mengapa Makkah disebut Tanah Haram dan apakah artinya sama dengan sesuatu yang tidak baik tersebut?

Kata haram sendiri sebenarnya memiliki dua akar kata berbeda. Kata pertama adalah Kata Haram yang merupakan turunan dari kata haruma – yahmuru dimana artinya terlarang untuk dilakukan. Sedangkan kata kedua adalah kata haram yang ditarik dari al-ihtiram yang berarti kehormatan.

Arti tersebut diungkapkan dalam al-misbah al-munir yang menyatakan “kata al-hurmah (haram) memiliki arti sesuatu yang tidak boleh dilanggar. Kata al-hurmah juga berarti al mahabah artinya kehormatan. Diturunkan dari kata al-ihtiram. Sama dengan kata al-furqah dari al-iftiraq. (al misbah al munir, 2/357).

Arti Dari Tanah Haram

Sebelum mengatahui tentang mengapa Makkah disebut Tanah Haram tentu sangat penting untuk mengetahui tentang apa arti dari tanah haram sebenarnya. Dari keterangan arti dari kata haram maka tanah haram bisa berarti sebagai banyak aturan yang tidak boleh dilanggar.

Dalam al-misbah al-munir juga disebutkan “tanah haram, artinya tanah yang tidak halal untuk dilanggar. Kemudian ada juga firman Allah dalam QS. An-Naml: 91 yang berarti “Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekkah) yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang Muslim”.

Alasan Makkah disebut Tanah Haram

Ada berbagai alasan kenapa Mekkah menjadi satu tempat yang paling dimuliakan dan dicintai oleh Allah SWT. Hal ini juga ditandakan dari Allah menetapkan Makkah menjadi tempat yang paling penting bagi umat Islam. Buktinya adalah Makkah menjadi arah kiblat dari umat Islam beribadah dan juga tempat suci untuk melaksanakan haji dan umrah.

Di kota Makkah, Allah memberikan kemuliaan dan larangan yang harus diketahui oleh para umat. Di Makkah akan merasakan tempat yang sangat nyaman dan juga aman, bahkan bukan hanya untuk manusia saja melainkan juga untuk pepohonan, tumbuhan dan juga hewan-hewan. Ada berbagai larangan yang harus selalu dilaksanakan oleh para umat.

Allah juga menjadikan Makkah sebagai tempat yang mulia dimana ketika melakukan kebaikan di Makkah maka akan mendapatkan kebaikan dan amal yang lebih utama. Bahkan, dengan Salat di Majidil Haram bisa mendapatkan pahala yang sama dengan melakukan 100.000 salat.

(Baca : Berlimpahnya Pahala 100.000 kali sholat di Masjidil Haram)

Selain karena dicintai oleh Allah, Mekkah juga merupakan tempat yang penting dan dicintai oleh Nabi Muhammad Salallahu’alaihi wassalam. Makkah merupakan tempat dimana Nabi Muhammad dilahirkan. Mengapa Makkah disebut Tanah Haram sudah ditetapkan dalam penjelasan hadist Rasulullah. Dalam riwayat ini Allah SWT sendiri yang sudah menetapkan dan menyebut Makkah sebagai tanah haram bahkan sejak Allah menciptakan langit dan bumi.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata “Tatkala Allah SWT memberikan kemenangan kepada Rasul-Nya, dengan menaklukan kota Makkah, lalu Rasulullah Salallahu’alaihi wassalam berdiri di hadapan orang-orang, lalu mengucapkan alhamdulilah dan memuji asma Allah, lalu bersabda yang berisikan mengapa Makkah disebut Tanah Haram. Wallahu a’lam bish-shawabi

Be Sociable, Share!