Ka’bah Bangunan Pertama Di Muka Bumi

Siapapun boleh menanyakan apakah bangunan yang pertama kali dibangun di muka bumi ini adalah Ka’bah ? Jika kembali merujuk ke dalam khazanah periwayatan Islam, maka terdapat beberapa penafsiran tentang ayat 96 dari surat Ali Imran. Sekilas ayat ini mengungkapakn bahwa rumah (bait) yang pertama dibangun berada di Makkah Al Mukarramah.

Ragam penafsiran tentang KA’BAH dalam arti ‘rumah’ (dalam bahasa Arabnya: bait) dituturkan Imam Fakhrur Razi dalam karya tafsir monumentalnya. Ayat yang dimaksud berbunyi:

ka'bah

Setidaknya jika ada yang menafsirkan Ka’bah sebagai rumah atau bangunan yang pertama sebagai tempat beribadah ,maka kemungkinan besar adalah benar jika Baitullah merupakan bangunan pertama di muka bumi. Imam Fakhrur Razi juga melihat penafsiran yang lain, karena sebenarnya sudah dibangun rumah-rumah lain,namun tidak digunakan secara umum. Hanya rumah-rumah pribadi sebagai tempat tinggal mereka bersama keuarganya.

Dalam kitab tafsirnya, Imam Fakhrur Razi pun membuka kemungkinan jika dimaksud dengan Ka’bah sebagai ‘rumah pertama’ adalah rumah pertama dalam hal peletakan batu pertama dan pembangunannya, namun juga tidak menutup kemungkinan ‘rumah pertama’ adalah rumah yang pertama diberkahi oleh Allah SWT.

Memang jika kembali merujuk kepada riwayat-riwayat yang ada,maka akan ditemukan sejumlah riwayat, misalkan Mujahid yang berkata,”Allah SWT menciptakan rumah ini sebelum Allah SWT menciptakan  bumi manapun?” dalam riwayat Ka’bah diciptakan dua ribu tahun sebelum Allah menciptakan bumi.”

Ini merupakan sebuah keajaiban tentang rumah yang dibangun untuk keperluan beribadah. Sekaligus menegaskan betapa ibadah menjadi begitu penting, sehingga Allah sudah menciptakannya betahun-tahun lamanya sebagai sarana beribadah  manusia.

Seandainya riwayat – riwayat ini benar-benar menunjukkan bahwa Ka’bah (Baitullah) adalah rumah yang pertama kali diciptakan, bahkan jauh sebalum bumi ini diciptakan oleh Allah SWT ,maka bukanlah ini pantas disebut sebagai sebuah keajaiban dunia yang nomor satu?

Ka'bah

Piramid dan sphinx di Mesir,yang dibangun pada masa kejayaan peradaban Mesir Kuno di masa para Ramses atau Fir’aun. Bangunan  itu Selalu saja menjadi keajaiban dunia. Lantas,bagaimana dengan bangunan yang telah ada sebelum bumi itu sendiri ada dan diciptakan? Tentunya Baitullah itu adalah bangunan yang jauh lebih ajaib dan menakjubkan.

Bandingkan saja orang-orang yang datang berkunjung ke piramida dan sphinx di Mesir.  Bandingkan dengan jamaah haji dan UMROH  yang datang berkunjung ke Baitullah atau Ka’bah. Mereka datang untuk beribadah kepada Allah SWT sementara para turis yang mengunjungi piramida itu hanya sekedar jalan-jalan saja.

Para pengunjung Baitullah di Makkah, silih berganti datang dari berbagai penjuru dunia dengan jumlah yang tidak terhitung. Sementara para pelancong di Mesir itu sangat berbatas jumlahnya.

 Kejaiban Baitullah itu juga seharusnya sudah kita ketahui bersama. Tak sedetik pun Baitullah itu luput dari orang yang selalu menghadap ke arahnya dengan melakukan shalat-shalat atau tawaf,semenjak ribuan tahun lalu. Baitullah itu pun akhirnya selalu menjadi arah bagi doa dan shalat serta ibadah lain yang dilakukan oleh seluruh umat islam di dunia, agar terangkat menjadi simpanan amal kelak di hari Pembalasan seluruh manusia.

Nah, jika memang Ka’bah adalah bangunan pertama yang sudah berumur ribuan tahun, lantas bagaimana dengan cerita yang sangat masyhur tentang Nabi Ibrahim a.s dan putranya, Nabi Ismail a.s, yang membangun Baitullah,bahkan kemudian sampai ada Maqam Ibrahim itu? Apakah tidak bertentangan?

Riwayat-riwayat yang ada telah menjelaskan bahwa dahulu memang Baitullah itu sudah ada. Sebab para nabi semenjak Nabi Adam AS sudah diperintahkan sujud oleh Allah SWT. Sementara sujud kepada Allah itu mengharuskan adanya arah tertentu, dalam hal ini tidak ada lain adalah mengahdap Baitullah.

Seiring berjalanya waktu, Ka’bah mengalami kerusakan. Khususnya ketika terjadi banjir Thaufan pada masa Nabi Nuh AS. riwayat-riwayat tersebut menurut Ibnu Athiyyah dalam tafsirnya dinilai lemah ,sehingga tidak pantas disebutkan. Yang secara terang-terangan disebutkan di dalam Al-Qur’an adalah, bahwa Nabi Ibrahim dan Ismail telah membangunnya.

Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya membanggakan kebesaran Baitullah itu melebihi bangunan lainnya yang ada di dunia. Jika dibandingkan usianya, maka Baitullah jauh lebih tua dibandingkan tembok China atau Piramida Mesir Kuno. Jika dibandingkan daya tariknya bagi pengunjung, Baitullah jelas lebih menarik, karena jumlah pengunjungnya begitu dahsyat. Ka’bah tidak pernah berhenti menjadi kiblat bagi manusia untuk berdoa,shalat,dan melakukan tawaf. Bukankah ini adalah sebuah keajaiban yang luar biasa?

 

Ka’bah

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!