(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Jabal Magnet atau Gunung Magnet yang berlokasi enam puluh kilometer dari Kota Madinah ini memang sangat terkenal di lingkungan jamaah Asia terkhusus Indonesia. Pemandangan untuk menuju daerah ini hampir sama dengan sebagian besar kawasan Tanah Suci yang berupa bebatuan dan pasir. Namun khusus untuk kawasan ini nuansa daerahnya didominasi warna merah bata.

Selama menuju Jabal Baidha, nama lain jabal magnet  Jamaah Umroh dan Haji  akan disuguhi hamparan perkebunan kurma yang membentang dipadu dengan bebatuan dan pasir yang luas. Kawasan ini lebih dikenal dengan perkampungan putih oleh penduduk Saudi, atau yang juga dikenal dengan kawasan Manthiqa Baidha.

Menurut kabar, gunung magnet ini ditemukan oleh seorang Arab Badui. Awalnya saat meninggalkan mobilnya untuk buang air kecil, Sang Arab Badui tidak menyangka bahwa setelahnya dia akan melihat mobilnya berjalan mundur dengan sendirinya karena kekuatan magnet yang mengarah ke kota Madinah.

Fakta Seputar Jabal Magnet

Keajaiban

Setiap kendaraan yang melaju di kawasan ini harus memacu kecepatan melebihi dari jarak yang akan ditempuh. Misalnya saja jarak yang ditempuh hanya sekitar 15 km, maka untuk bisa mencapai tempat yang dituju kecepatan mobil harus melebihi 20 km/jam. Hal ini karena adanya kekuatan magnet yang membuat kecepatan mobil turun secara otomatis 5 km/jam.

Jika ingin berhenti di daerah Jabal Magnet, maka mobil harus direm tangan untuk menghindari mobil yang bergerak sendiri karena tarikan dari magnet. Lupakan sinyal telepon selluler, karena di tempat ini Anda tidak akan menemukannya. Bahkan jarum kompas pun akan kacau karena besarnya medan magnet yang ada.

Penjelasan Ilmiah

Menurut seorang fisikawan dari Universitas di Pennsylvania, Brock Weiss bersama dengan beberapa ilmuwan lainnya, keajaiban yang terjadi di kawasan ini sebenarnya adalah efek dari kemiringan. Hal ini dibuktikan dari pengukuran sudut elevasi daerah dasar tanjakan yang ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan puncak tanjakan.

Jadi bisa dikatakan bahwa sebenarnya jalanan yang sebenarnya terlihat naik sebenarnya malah menurun. Anda bahkan bisa mengujinya sendiri jika memiliki GPS. Namun ada pula pendapat mengatakan bahwa kondisi di Jabal Magnet timbul karena pengaruh lava yang disanggah oleh banyak orang, karena ada fenomena serupa seperti yang terjadi di sini namun tidak ada kaitan dengan gunung berapi.

Bisa dikatakan yang terjadi di kawasan ini pada dasarnya adalah ilusi mata saja. Ilusi yang tercipta tidak dapat direspon dengan benar oleh indera tubuh karena tidak adanya titik acuan yang bisa dijadikan pedoman. Jadi ketika kita melihat sesuatu nampak tegak lurus belum tentu sebenarnya demikian, bisa jadi benda tersebut sebenarnya diletakkan terbaring, hanya saja kita melihat dari perspektif berbeda.

Ada banyak kawasan lain yang juga mempunyai fenomena magnet selain yang ada di Madinah ini. Anda bisa merasakan fenomena tersebut di Frankin Lakes (Amerika Serikat), Ladakh (India), Orroroo (Australia), Gansu (Tiongkok), Gunung Halla (Korea), Pennsylvania (AS) dan New Brunswick (Kanada). Di awal tahun 2016 Jabal Magnet sempat di tutup. Karena menurut kabar terdapat bus rombongan jamaah umroh yang terlibat kecelakaan. Wallahu a’lam bish-shawabi.

Jika Anda akan menjalankan ibadah umroh dan juga ingin mengunjungi kawasan Jabal Magnet ini, maka Anda bisa memilih paket-paket yang disediakan oleh biro perjalanan umroh dan haji khusus yang terpercaya. Memang tidak ada fadhilah atau keutamaan tertentu mengunjungi Jabal Magnet dalam rangkaian ibadah umroh. Namun jabal Magnet tetap saja mampu menarik minat jamaah umroh dari seluruh dunia untuk mengunjunginya.

Salah satu biro travel umroh yang memasukkan jabal magnet ke daftar city tour seputar kota madinah yang bisa Anda hubungi adalah Syakira Wisata. Selain paket umroh hemat, kami juga menyediakan beragam paket yang lengkap untuk Anda. Bergabunglah bersama kami di Syakira Wisata.

Be Sociable, Share!