(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Madinah adalah salah satu kota suci kedua setelah kota Makkah Al Mukarramah sekaligus sebagai kota terpenting dalam sejarah perkembangan Agama Islam. Hal inilah yang menyebabkan Setiap tahunnya Madinah banyak dikunjungi oleh jutaan jamaah haji dan umrah dari seluruh penjuru dunia. Tak sekedar berkunjung, namun kota Madinah Al Munawwarah menyimpan banyak tempat bersejarah yang selalu saja ramai dikunjungi oleh para peziarah. Empat Tempat Bersejarah di Kota Madinah di antaranya adalah

Empat Tempat Bersejarah di Kota Madinah

 

1. Masjid Nabawi

Selain Masjidil Haram di kota Suci Makkah dan Masjid Al Aqsha di Yerusalem, Masjid Nabawi merupakan salah satu dari tiga masjid suci umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Masjid Nabawi dibangun sendiri oleh Rasulullah setelah peristiwa hijrah. Masjid ini merupakan masjid yang kedua yang Rasulullah bangun setelah Masjid Quba. Masjid ini memiliki gaya arsitektur nan anggun bernuansa klasik dan kontemporer gaya Islam. Masjid ini merupakan titik central dari kota Madinah dengan daya tampung mencapai  1 juta jamaah haji dan umroh.

Ciri khas dari Masjid Nabawi adalah sebuah Kubah masjid berwarna hijau. Selain kubah tersebut, pada masa kini masjid ini memiliki kubah dan payung raksasa yang dapat dibuka tutup secara otomatis. Namun tentu saja keutamaan Masjid ini bukan terletak pada kubah maupun payung otomatisnya, melainkan pada keutamaan pahala shalat yang berlipat, sesuai dengan hadist Rasulullah yang diriwayatkan dari Jabir RA:

hadist-masjid-nabawi

2. Masjid Quba

Masjid yang dibangun pertama kali oleh Rasulullah SAW bukan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, namun Masjid Quba. Masjid Quba lah masjid yang pertama kali dibangun Rasulullah SAW dan para sahabat. Masjid ini dibangun ketika Rasulullah SAW baru sampai di kota Madinah dalam peristiwa Hijrah. Masjid Quba terletak di sekitar kebun kurma, lima kilometer sebelah tenggara Kota Madinah.

Tatkala Allah SWT menurunkan perintah serta mengizinkan Rasulullah dan sahabat Abu Bakar RA berhijrah ke Madinah, Rasulullah singgah di Kampung Quba, dan saat itu Beliau menginap di Rumah Bani Amir bin Auf. Di tempat itu pula dengan tangan Rasulullah yang suci beserta para sahabat membangun sendiri Masjid Quba yang di dasarkan atas ketakwaan.

Pada awal nya masjid ini hanya berbentuk sederhana, hanya bangunan kotak saja serta atapnya yang terbuat dari pelepah pohon kurma. Seiring berjalannya waktu Masjid ini pun direnovasi dengan sentuhan arsitektur bergaya Byzantium dan perpaduan arsitektur Persia.

Kunjungan ke Masjid Quba merupakan salah satu cara agenda rutin untuk para jamaah Umroh Promo dan Umroh VIP Bintang Lima Syakira Wisata. Di Masjid, rombongan kami berusaha mengenal perjuangan Rasulullah dalam peristiwa Huijrah dan perjuangan ketika kaum Quraisy berupaya untuk membunuh Rasulullah SAW. Keutamaan lain dari Masjid ini sebagaimana tertera dalam hadist :

hadist-masjid-quba

Simak Catatatan selanjutnya mengenai Empat Tempat Bersejarah di Kota Madinah (Bagian Kedua)
Be Sociable, Share!