(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Meraih Syafaat dan Keuatamaan berziarah ke makam Rasulullah adalah impian bagi setiap umat muslim yang menjalankan ibadah umroh ataupun haji. Nabi Muhammad merupakan manusia yang memiliki akhlak mulia dan telah menjadi penerang bagi alam semesta. Dalam semasa hidup beliau berjuang untuk semua umat sampai akhirnya Islam berkembang ke berbagai penjuru dunia.

Sebagai umat Nabi Muhammad, sudah seharusnya memberikan sebuah penghormatan yang tinggi kepada Nabi Muhammad. Wujud penghormatan atas cinta dan kasih beliau terhadap umat Nya tersebut bisa dilakukan dengam shalawat. Namun selain shalawat semua umat Islam dianjurkan untuk berkunjung atau berziarah ke makam Nabi Muhammad sebagai Nabi akhir dan Nabi penutup yang berada di Madinah.

Berkunjung atau berziarah ke makan Nabi Muhammad adalah sunah, dan yang melaksanakanya akan mendapatkan pahala dan keutamaan. Oleh karena itu hendaknya setiap setiap jamaah haji maupun umroh dianjurkan untuk berziarah Makam Rasulullah SAW di Madinah. Kunjungan ke Makam Rasulullah adalah bagian dari program umroh murah dan haji khusus Syakira Wisata, setelah mengunjungi Raudhah. 

Baca : Raudhah, Sebidang Taman Surga yang Ada di Madinah

Keutamaan Berziarah ke Makam Rasulullah Dengan Ikhlas

Mendapatkam Syafaat

Mereka orang yang beriman pasti akan mencintai Allah dan Rasul tanpa ada yang menandingi. Sangat tidak diherankan jika ada rindu kepada Nabi Muhammad, mereka akan merasakan sesak yang sangat dalam pada dada. Dan hal ini akan membuat orang yang berimam utuk berkunjung atau berziarah ke makam Nabi Muhammad. Kenyakinan diri bahwa apabila telah berkunjung ke makamnya akan mendapat syafaat dan tentu saja mendapat keuatamaan berziarah ke makam Rasulullah di Madinah.

 

Perlu Anda ketahui bahwa hal yang sangat dibutuhkan manusia ketika hari kiamat nanti adalah syafaat dari Nabi Muhammad. Pada hari kiamat nanti matahari berada pada jarak sejengkal dari kepala kita, oleh sebab itu kita harus memperoleh syafaat dari Nabi Muhammad yang selalu akan menyayangi umatNya yang taat.

Ampunan Allah

Allah menjajikan ampunan pada semua umat yang datang ke makam Nabi Muhammad dengan niat berziarah. Perlu diketahui bahwa orang yang datang untuk berziarah ke makam Nabi Muhammmad dan dibarengi dengan niat taubat, doa peziarah juga akan dimohonkan oleh Nabi Muhammad. Beliau akan memohon ampun kepada Allah atas diri peziarah tersebut.

Ahli tafsir mengungkapkan bahwa pada surat An Nisa ayat 64 menjelaskan, jika sesorang melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad  dan bertaubat meminta ampun atas dosa mereka. Maka Nabi Muhammad pun akan memintakan ampun untuk peziarah tersebut.

Ayat itu memiliki sifat umum baik pada saat Nabi Muhammad SAW hidup ataupun meninggal dengan cara berkunjung atau ziarah ke makam Nabi Muhammad.

Berkah Dari Rasulullah

Nabi Muhammad sebagai Nabi yang paling mulia, bahwa beliau lebih mulia dibandingkan malaikat, ka’bah serta melebihi kemuliaan amal shaleh yang kita perbuat. Oleh sebab itu apapun yang berkaitan dengan Nabi Muhammad akan mendapatkan berkah dari Nabi Muhammad. Termasuk jika kita datang berkunjung ke makam Nabi Muhammad makam kita akan mendapatkan keuatamaan berziarah ke makam Rasulullah.

Ketika kita sedang melakukan ibadah umroh atau haji sempatkan untuk memgunjungi atau berziarah ke makam Nabi Muhammad. Luruskan niat kita untuk berkunjung dan bershalawat kepada  Nabi Muhamamd sebagai manusia yang paling mulia pada alam semesta ini. Agar kita selalu mendapatkan ridho dan berkah dari-Nya.

Thabarani pernah beriwayat dalam al Mu’jam al Kabir bahwa suatu hari ia datang untuk berkunjung ke makam Rasululllah dan kemudian meletakan mukanya di atas kubur  dan pada saat itu munculah Marwan yang menanyakan apa yang sedang di kerjakan Abu Ayub dan Abu Ayub pun menoleh kepada Marwam dan mengatakan bahwa ia datang untuk Nabi Muhammad bukan untuk sebuah batu.

Abu Ayub juga menjelaskan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda  “Janganlah kalian menangisi agama ini jika dipegang oleh ahlinya, akan tetapi tangisilah agama ini jika agama ini dipegang oleh orang-orang yang bukan ahlinya”

Oleh sebab itu sebelum jiwa kita terlepas dari raga, marilah kita berkunjung ke makam Nabi Muhammad. Kita harus memiliki niat mulia untuk berkunjung dan mendapatkan ridhonya. Dengan hal tersebut maka kita akan mendapatkan keuatamaan Berziarah ke Makam Rasulullah Mengharap Syafa’at di Akhir Zaman.