(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Di Kota Mekkah dan Madinah selain jamaah beribadah umroh dan ziarah, tak ada salahnya disela waktu rangkaian ibadah umroh juga dapat mengisi waktu luang nya untuk sekedar menikmati wisata kuliner. Meskipun pihak katering dari biro travel sudah menyediakan makanan yang lengkap, namun tak ada salahnya berwisata kuliner sambil menikmati makanan dan minuman di kota suci Mekkah dan Madinah yang memiliki varian beragam, dan mungkin saja tidak disajikan oleh pihak katering Tak perlu khawatir, makanan yang dijajakan di kedua kota suci ini dipastikan halal serta aman untuk dikonsumsi secara syar’i oleh Umat Muslim. Masalah harga pun tidak jauh menguras kantong jamaah, atau boleh dikata tidak berbeda jauh dengan harga makanan di tanah air.

1. kuliner indonesia umroh

Apa saja menu makanan yang dapat dinikmati jamaah saat wisata kuliner di Mekkah dan Madinah? Yang pertama dan yang mungkin sudah akrab di Indonesia adalah kebab. Kebab seringkali anda temui lapak PKL di Indonesia. Makanan asal timur tengah ini dapat dengan mudah ditemui. Di Saudi , kebab dikenal dengan nama shawarma.

2. Kuliner Indonesia Umroh

Potongan kecil-kecil daging ayam, domba, atau sapi yang dibakar, terpadu dengan tomat, bawang bombay, ketimun, dan selada, yang terbungkus rapi dalam roti pita yang sudah dipanggang (khubz), siap menggoda selera jamaah. Shawarma (kebab) yang biasa di temui di tanah air memang akan sedikit berbeda dengan yang kita temui di Madinah dan Mekkah. Mungkin saja dari soal rasa yang masih terasa “asing” dengan lidah orang Indonesia, atau adanya tambahan sedikit potongan kentang rebus di dalamnya. Namun itulah tantangan wisata kuliner yang membuat jamaah umroh pastinya akan memiliki kesan tersendiri. Porsi besar khas orang timur tengah Membuat perut akan terasa lebih cepat kenyang, sehingga diharapkan akan membantu cadangan energi saat beribadah.

Harga satu keba berisi daging sapi atau kambing berkisar 4 SAR dan yang daging ayam berkisar 5 SAR. (1 SAR = Rp3500). Selain di kios – kios, jamaah umroh yang melakukan wisata kuliner juga dapat menikmati nya di restauran. Tentunya dengan harga jauh lebih mahal, sebanding dengan kualitas daging yang didapatkan.

Disepanjang jalan menuju atau sekembalinya dari Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, ada banyak kios makanan yang menjual shawarma (kebab). Atau jika hotel tempat jamaah umroh mengingap termasuk dalam 9 HOTEL TERDEKAT DENGAN MASJIDIL HARAM, Cobalah untuk ber wisata kuliner dengan menelusuri jalan-jalan maupun lorong di sekitar hotel yang dipenuhi dengan toko dan kios dengan beraneka macam jenis dagangan, ataupun ada di dekat pelataran Masjid

3. Kuliner Inonesia Umroh

Makanan khas kedua yang dapat dijadikan referensi saat melaksanakan wisata kuliner di tengah – waktu senggang dalam beribadah umroh adalah Tamis. Bentuk nya hampir sama seperti roti dasar sebuah pizza, namun karena ukuran nya yang berdiameter besar sekitar 40 centi, kami sering menyebutnya dengan istilah “roti ban serep”. Tamis yang merupakan makanan khas afghanistan dibuat dari adonan tepung gandum yang dibakar di dalam tungku tanah. Rasa tamis pun bermacam – macam, yang dapat disesuai dengan keinginan jamaah.

Ada yang tawar agak gurih (plain), atau bagi jamaah yang menginginkan rasa manis, ada pilihan taburan gula dan wijen (tamis sukariy), atau ada pula tambahan isi keju (jubnah). Oleh orang arab, Tamis biasanya dicocolkan di krim keju, madu, atau dengan pelengkap susu kental manis yang bernama ful.

Ful merupakan adonan campuran kacang merah yang telah dihaluskan sebelumnya, ditambah jinten atau biasa diberi nama “kamon”, tak lupa dicampur dengan acar tomat, dan agar lebih segar ditambahkan pula minyak zaitun. Ful bisa pula ditambahkan dengan bawang bombay, irisan cabai hijau, atau perasan jeruk lemon. Harga tamis yang tawar/plain sekitar 50 halala (bahasa Arab: هللة) atau senilai dengan setengah riyal. tamis yang berasa manis, keju biasa dijual dengan harga sekitar 2 riyal (1 Riyal = Rp. 3500). Meskipun jumlah kios penjual tamis tidak sebanyak dan sepopuler kebab, namun kios penjual tamis dapat ditumukan di sekitar Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi

Masih berbicara mengenai roti, jenis roti lain yang banyak ditemukan di Mekkah dan Madinah adalah Roti Paratha. Di Indonesia roti Paratha dikenal dengan sebutan roti maryam atau roti canai.

Roti Paratha, Roti Canai atau Maryam berbentuk dan berbahan dasar sama, yaitu adonan antara campuran dari tepung terigu, air, telur dan mentega. Roti ini dimasak dengan cara dipanggang sampai bewarna agak kecoklatan, dan disajikan dengan kari, baik Kari ayam, sapi, atau kambing.

Atau bagi jamaah yang tidak begitu menyukai masakan dengan kuah kari yang kental, roti Paratha juga nikmat bila dicocol susu kental manis, gula, madu ataupu saus tomat dan cabe. Biasanya roti canai ini dibuat 100 hingga 200 lembar sekali panggang, ada kemungkinan jamaah yang ingin membeli sudah dalam kemasan yang beku, namun jangan kuatir, layanan panggang ulang ataupun di panasakan kembali dalam microwave pun disediakan. Dengan Harga berkisar 2 riyal (1 Riyal = Rp. 3500) , jamaah sudah mendapatkan roti sebanyak 2 lembar lengkap dengan sajian karinya sesuai pilihan. Sedangkan apabila jamaah tidak menyukai kari, dan hanya ingin menikmati roti nya, maka harga yang ditawarkan berkisar antara 4 atau 5 riyal untuk 5 lembar roti paratha.

4. Kuliner Inonesia Umroh

Di kota Mekkah dan Madinah juga terdapat makanan yang mirip dengan makanan Indonesia, kroket (Croquette). Makanan ini disebut dengan falafel. Perbedaan yang cukup mencolok dari kuliner arab yang lain, Falafel disajikan dengn digoreng, bukan seperti Makanan Arab yang lain, yang biasanya lebih sering dimasak dengan cara dipanggang. Falafel berisi kacang chickpeas atau kacang arab yang telah di gilling halus, telur, dan garam, serta merica. Dengan campuran sedikit tepung lalu dibentuk bulat seperti bola, ukran nya pun macam – macam, dari mulai seukuran perkedel hingga seukuran kroket pada umumnya di Indonesia.

Karena Arab dikenal dengan gudang nya gandum, tak heran jika cara menikmati falafel pun biasa dilapisi dengan roti pita (lafa). Bola – bola falafel dapat pula ditambahkan saus mayonaise, saus selada, asinan, acar sayuran, seledri (badognes) serta saus pedas

Bagi jamaah yang masih muda, atau bagi mereka yang kurang menyukai masakan berbahan dasar roti, maka ada alternatif restaurant ayam goreng layaknya KFC, McDonald, dll. Wisata kuliner kali ini tidak akan membahas restaurant “barat” yang tentunya rasanya tidak ada beda nya dengan restaurant KFC dan McDonald di Indonesia. Di Mekkah dan Madinah ada restoran cepat saji (fast food) yang rasa ayam goreng, burger dan kentang gorengnya tidak kalah dibandingkan dengan KFC, bahkan menurut saya rasanya jauh lebih enak. Nama restaurant tersebut adalah Al-Baik broast stead chicken

5. Kuliner Inonesia Umroh

Tiap jamaah haji atau umroh yang biasanya pernah menyempatkan diri untuk berwisata kuliner sambil menikmati ayam goreng di resto ini. Ditengah gempuran resto sejenis dari barat, Al-Baik dapat berdiri tegak dengan 40 cabang di seluruh Saudi Arabia. selain ayam goreng, resto ini juga menyajikan nugget ayam, udang dan ikan fillet goreng tepung, jagung serut, dan masih banyak lagi. Hampir semua menu termasuk juara dalam soal cita rasa. Al-Baik menerapkan ruangan untuk makan bagi lelaki dan perempuan secara terpisah demi menjaga keamanan.

Bukan cuma jamaah haji dan umroh, penduduk lokal Saudi pun rela mengantri panjang demi merasakan menu resto di sini. Hal ini dapat dimaklumi karena selain rasanya yang lebih enak, harganya pun jauh lebih murah bila disandingkan dengan KFC atau McD, dan yang pasti resto ini dijamin Halal.

6. kuliner indonesia umroh

Satu paket (box) dibandrol dengan harga 13 riyal, yang berisi empat hingga delapan potongan ayam atau nugget, plus kentang goreng dan roti khas Arab, yang bentuknya mirip burger. Potongan Ayamnya berukuran cukup besar yang dapat membuat kenyang tiga hingga empat orang.

Yang perlu diingat ketika akan melakukan wisata kuliner adalah janganlah datang berdekatan dengan kumandang Adzan karena akan banyak restoran, kios, dan lapak di Mekkah dan Madinah yang akan menutup dagangan nya.

Be Sociable, Share!