(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Dua kota suci di Arab Saudi yang selama ini menjadi destinasi jamaah haji dan umroh, Mekkah dan Madinah, segera tersambung dalam jaringan kereta cepat. Perusahaan konsorsium asli Saudi dan Spanyol sedang merampungkan proyek Kereta Ekspres Haramain. Jika tidak ada halangan peluncuran nya  dijadwalkan beroperasi akhir tahun 2017.

Kehadiran Haramain diduga tidak melulu bertujuan sebagai motor penggerak mobilitas warga dan pergerakan ekonomi Saudi. Peran Kereta Ekspres Haramain juga memainkan peran urgen dalam layanan ibadah haji dan umrah. Kelak ketika kereta cepat ini melaju pada Desember 2017, bus-bus pengangkut jamaah akan digantikan atau didukung moda transportasi canggih yang lebih tepat guna ini.

”Railway Corp berupaya turut mewujudkan Visi 2030 dengan menghemat energi dalam layanan jamaah haji melewati kereta Haramain,” ujar Kepala Otoritas Transportasi Publik Rumaih bin Mohammed Al-Rumaih, dilansir Arab News, Kamis (20/7/2017).

Kereta cepat Haramain bakal menghubungkan Mekkah dan Madinah dengan mengarungi Jeddah, beberapa pemberhentian dibangun di  Bandara Internasional King Abdul Aziz dan Kota Ekonomi Raja Abdullah (King Abdullah Economy City) di Rabigh dengan total sepanjang 453 kilometer. Proyek ini digagas semenjak 2009 dan tadinya direncanakan beroperasi pada 2012.

Namun karena sejumlah kendala teknis, proyek sempat berhenti sementara. Dengan kecepatan 300 km/jam, Kereta Ekspress Haramain bakal memangkas kejenuhan jarak waktu  tempuh Mekkah – Jeddah menjadi 21 menit, Pusat Kota Jeddah – Bandara Internasional Raja Abdulaziz 14 menit, Bandara ke Rabigh 36 menit, dan Rabigh-Madinah 61 menit.

Sehingga total perjalanan Makkah menuju Madinah sekitar 2,5 jam Namun sayangnya, besaran tarif Kereta Ekspress ini belum diberitahukan ke publik. Kereta Ekspress Haramain juga “mendarat” di stasiun yang dibangun di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Selasa 18 Juli 2017 lalu, guna uji coba operasional kesatu sistem kereta berkecepatan tinggi.

Rumaih yang menjabat sebagai kepala Pejabat Sementara Organisasi Kereta Saudi mengklaim proyek kereta cepat Haramain mengalami pertumbuhan yang pesat,bahkan lebih cepat dari yang direncanakan

Pada pertengahan Juni lalu, kereta Haramain sukses dalam uji jelajah perjalanan perdana dari Rabigh ke Madinah. Direktur Proyek Kereta Cepat Haramain Bassam bin Ahmed Ghulman mengungkapkan bahwa proyek ini adalahprogram transportasi terbesar di Timur Tengah.  Proyek kereta cepat Haramain menelan dana sekitar 220 trilyun ( USD16,5 miliar ). Pengerjaan proyek ini termasuk pendirian  16.000 tiang listrik dan menghancurkan sejumlah gedung dan gunung.

Jalur kereta listrik sepanjang lebih dari 453 km tersebut didesain melayani 60 juta penumpang pertahun dengan layanan 35 kereta. Dalam rangka  menyukseskan proyek kereta api cepat tersebut, 138 jembatan layang didirikan sebagai jalur kereta.

Di samping itu, 12 perlintasan berdikari untuk kemudian jalur khusus perlintas unta di sekian banyak kawasan gurun pun didirikan. Belum lagi 840 jalur bawah tanah guna menghindari banjir. Berdasarkan desain proyek, Kereta Express Haramain akan mengarungi Jalan Al-Haramain di Jeddah.

 

Menteri Transportasi Arab Saudi Sulaiman Al-Hamdan menjelaskan, kereta cepat tersebut merupakan peradaban baru untuk sektor transportasi di Saudi. ”Kereta yang bakal menghubungkan Mekkah dan Madinah adalahproyek yang sudah dikaji dengan hati-hati. Itu menjadi prioritas utama pemerintah,” ujarnya dikutip Al Arabiya.

Sebagaimana artikel kami sebelumnya Mengenai Kereta Makkah – Madinah Permudah Jamaah Umroh, Kereta listrik buatan Spanyol untuk proyek kereta Makkah Madinah atau Kereta Haramain seharga miliaran riyal ini rencanan nya akan tiba di Jeddah pada bulan Desember 2016.

Menurut ketua  Saudi Railways Organization. Kereta pertama terdiri dari kekuatan satu lokomotif dan 13 gerbong penumpang itu akan tiba di Jeddah Islamic Port menurut akhir Desember 2016. Biaya tiket perjalanan kereta super cepat Haramain dipatok  20 Riyal (sekitar 80 ribu) untuk perjalanan antara Dari Jeddah menuju Makkah. Sedangkan biaya Kereta Makkah ke Madinah 110 Riyal (sekitar 440 ribu).

Meskipun biaya Fasilitas Kereta Cepat hingga tulisan ini diturunkan belum di tentukan, namun yang pasti dengan adanya kereta ini Jarak Makkah ke Madinah, maupun jarak Jeddah ke Madinah  yang semula menggunakan bus mencapai 6 hingga 8 jam, Dengan Ada Fasilitas Kereta Cepat, Kelak Jarak Makkah ke Madinah Cuma 2,5 Jam

Be Sociable, Share!