(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Hal yang  harus diperhatikan ada  8 budaya arab saudi yang perlu anda ketahui sebelum Anda Beribadah Umroh dan Haji ke Tanah Suci.  Memang ibadah haji dan umroh merupakan hubungan pribadi Antara Manusia dengan Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Namun karena letak Masjidil Haram dan Masjid Nabawi berada di Arab Saudi, maka mau tidak mau terkait dengan budaya Arab, yang terkadang sedikit berbeda dengan Indonesia.

Bagi mereka yang ingin berinteraksi dengan masyarakat Saudi. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan. Berikut adalah 8 budaya Arab Saudi Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Beribadah ke Tanah Suci

  1. Orang Arab suka Basa – Basi (Budaya Mujamalah)

Salah satu dari 8 budaya arab saudi yang perlu anda ketahui sebelum ke Tanah Suci, yaitu Orang Arab tidak berbicara secara langsung. Berbeda dengan budaya yang berada di barat cenderung ekspresif dan berbicara langsung.

Untuk tahu maksud aslinya  orang arab akan berbicara banyak atau basa basi terlebih dahulu dengan kata lain ber-mujamalah. Untuk bertanya kabar pada saudara pun tak cukup sekali dengan ungkapan, tapi berulang-ulang kali . Orang saudi kadang mengira yang di maksud adalah sesuatu yang lainya.

  1. Keras Bukan Berarti Marah

Keras adalah sifat orang Arab untuk mengekpresikan kekuatan dan ketulusan pada orang yang mereka sukai. Namun suara keras mereka kadang di tafsirakan oleh kebanyakan orang indonesia atau merak yang sedang beribadah haji dan umroh sebagai ekspresi kemarahan.

Petugas Arab Saudi ketika memeriksa paspor akan kelihatan marah padahal sebenarnya tidak. Hanya terkadang kita memahami ucapan dan bahasa tubuhnya berbeda. terkadang orang indonesia tersenyum karena ingin menunjukan keramahanya. Boleh jadi anggapan sebuah dari senyuman itu ditafsirkan oleh orang arab adalah “menggoda” atau “mau” dengan pria tersebut.

  1. Ekspresi Bahasa Tubuh Orang Arab

Orang Arab akan menguncupkan jari tangangnya dengan ujung-ujung menghadap ke atas untuk sebagai penganti kata dari Tolong Pak atau Tunggu sebentar bisa juga dengan kata lain Tolong sabar sedikit. Budaya lainya orang arab yaitu akan saling merangkul seraya mencium pipi  kertika berjumpa dengan kerabat denganya . Ini adalah suatu perilaku yang di anggap tidak pantas oleh bangsa lain di dunia, bahkan mungkin juga indonesia.

Walaupun sesama jenis Orang-orang Arab lazim menunjukkan berdekatan.  Jangan kaget seorang pria Arab itu memeluk tubuh Anda erat – erat , atau mungkin Anda akan risih jika mereka mengusap dagu Anda. Hal ini Bukan karena mereka gay, melainkan karena menyukai atau menghormati Anda  sebagai tamu.

Jangan lakukan hal ini terhadap seorang ustadz, kiai, ulama, atau teman Anda sekalipun di Indonesia. Kecuali jika Anda siap kena semprotannya dan tuduhan yang negatif.

  1. Antara Budaya Arab dan Islam

Negeri kelahiran islam adalah julukan untuk Arab Saudi. Wahyu pertama turun di Jabal Nur dan Gua Hira yang terdapat di kota Makkah Saudi Arabia. Dan pada umumnya  masyarakat di saudi itu adalah islami. Faktanya ,tidak mereka juga bagian dari berbagai budaya arab  termasuk warisan dari orang-orang jahiliyah.

Dengan segala pernak perniknya, termasuk cara mereka beretika dalam komunikasi selalu satun seperti yang telah di ajarkan di dalam Al-Quran dan Sunnah. Sebagian dari cara mereka berkomunikasi bersifat kultural semata-mata.

  1. Bergandengan Tangan dengan Teman Lelaki itu Aib

Di Indonesia, Bergandengan dengan teman lelaki itu sah-sah saja, bahkan sebuah symbol keakraban. Namun tidak demikian halnya bagi orang arab, hal itu adalah Aib. Namun jika mengandeng wanita atau istrinya itu adalah hal yang lazim di Saudi . inilah salah satu dari 7 budaya Penduduk arab saudi yang perlu anda ketahui sebelum beribadah umroh dan haji ke Tanah Suci.

  1. Berkendara Sebelah Kanan

Berlaku di Arab saudi dan Negara tetangga di jazirah Arab. Semua pengguna jalanya termasuk waktu menaikkan ataupun menurunkan  penumpangnya berada di jalur sebelah kanan. Khusus wanita tidak di perbolehkan berpergian sendirian, harus bersama mahram atau suaminya ataupun juga bersama dengan teman rombonganya.

Berhati-hatilah dengan remaja dan penduduk Saudi yang sukanya mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan. Mungkin saja karena Saudi negara kaya, sehingga ketika mobil rusak karena kecelakaan dapat dengan mudah diperbaiki, atau mungkin membeli mobil baru

  1. Wanita Adalah Privasi

Wanita adalah Nilai Kehormatan orang arab. Terutama yang melekat pada anggota keluarganya. Di Arab Saudi Wanita dalah sangat privasi. Wanita tidak boleh mengendarai, Berkerja keras ataupun keluar dari rumah tanpa di dampingi suami atau mahramnya.

Sudah lazim di budaya Saudi akan hal seperti itu, Bahkan sekedar untuk melihat wajah istri atau anak perempuan sahabatnyapun seorang pria tidak pernah. Dalam kehidupan keseharian, Wanita Arab itu pada umumnya bercadar, dan memaklai pakaian serba hitam,

Keluar dan masuk rumah naik mobil. Rumah yang mereka tempatipun berpagar tinggi. Hal ini akan membawa konsekuensi antar tetangga sebelah yang tidak saling berkomunikasi.

  1. Memegang Kepala Adalah Hal yang Sopan

Di Arab Saudi termasuk di kota Suci Makkah dan Madinah, menyentuh kepala orang lain dianggap sebagai hal yang sopan. Meskipun yang dipegang berusia lebih tua sekalipun. Pemandangan ini banyak terlihat ketika jamaah umroh berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Lazim kita lihat orang Arab menyentuh kepala orang yang dilewatinya, bahkan dengan ukuran tubuh yang lebih besar mereka melangkahi bahu jamaah lain saat masjid penuh dengan jemaah yang duduk. Bagi kita menyentuh kepala mungkin sesuatu yang bisa menimbulkan rasa “kurang ajar”, namun bagi orang arab sentuhan kepala itu bisa diartikan minta izin.

Yang Terpenting dan jangan sekali – kali dilakukan adalah menyentuh pantat pria Arab, meskipun maksud Anda bercanda. Karena itu pelanggaran serius, dan bisa berujung pada pihak kepolisian dan pengadilan atas tuduhan penghinaan berat.

Demikian  8 Budaya Penduduk Arab Saudi Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum ke Tanah Suci. Sebenarnya masih banyak hal – hal yang terkait dengan budaya penduduk Arab Saudi. Hal ini biasanya dibahas dan disampaikan dalam Manasik Umroh dan Haji Khusus jamaah umroh Syakira Wisata Semoga Bermanfaat !

Be Sociable, Share!