(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Tips umroh untuk wanita hamil berikut akan membantu calon jamaah wanita yang sedang hamil untuk melaksanakan ibadah umroh. Melaksanakan ibadah umroh saat belum hamil dan saat hamil mungkin akan terasa berbeda. Mungkin jamaah yang sedang hamil akan sedikit merasa repot dan mudah lelah dibandingkan dengan jamaah lain.

Pada dasarnya orang yang sedang hamil bukanlah orang yang sedang sakit. Orang yang sedang hamil atau mengandung akan di umpamakan seperti orang sakit dalam menjalankan ibadah. Hal ini juga berlaku sama pada ibadah umroh, bagi wanita yang sedang hamil sebelum menjalankan ibadah umroh hendaklah mempersiapkannya dengan baik, karena ibadah ini memerlukan waktu yang lama dan juga tenaga fisik yang baik dan kuat.

Tips Umroh Untuk Wanita Hamil Yang Akan Membuat Nyaman

  1. Pilih Penerbangan Langsung atau 1 Kali Transit dan Jarak Hotel Dekat Masjid

Banyak penawaran program umroh murah yang pada akhirnya membawa Anda pada penerbangan transit di Negara ketiga. Atau penerbangan langsung namun menuju JEDDAH. Kedua paket umroh ini tidak disarankan bagi anda yang sedang hamil.  Hal yang ditkhawatirkan adalah rasa kram perut dan bengkak di kaki, duduk tidak nyaman, dsb

Pemilihan maskapai transit boleh – boleh saja, namun disarankan hanya satu kali transit dengan durasi masa tunggu di bandara tidak lebih dari 3 jam. Pilihlah maskapai yang mendarat di Bandara Madinah, karena ini akan menghemat waktu 6 hingga 8 jam perjalanan darat Jeddah – Madinah dengan Bus.

Pilihlah travel yang menyediakan akomodasi hotel yang tidak terlalu jauh dari masjid. Paket Umroh Bintang Lima dapat Anda pilih. Namun apabila Anda memiliki budget yang terbatas, paket umroh murah syakira wisata dapat menjadi alternative solusi.

 

2. Berangkat Umroh Saat Usia Kandungan di Trimester Kedua

Seperti halnya naik pesawat bagi wanita hamil, bisa naik pesawat pada usia kandungan menginjak trimester kedua. Wanita hamil akan diijinkan menaiki pesawat pada usia ini, karena risiko keguguran sering mengancam wanita hamil. Risiko keguguran ini bisa dialami seorang wanita yang usianya masih muda. Selain risiko tersebut juga risiko melahirkan di pesawat.

Bagi wanita hamil yang mempunyai keinginan besar untuk menjalankan ibadah umroh. Hal penting tersebut perlu diperhatikan, pastikan bahwa usia kandungan Anda sudah memasuki usia trimester kedua pada saat Anda akan melakukan ibadah umroh. Karena pada saat ini Anda tidak hanya membawa satu nyawa saja, namun dua nyawa yang harus dilindungi.

3. Periksakan Kandungan

Tips umroh untuk wanita hamil yang kedua adalah memeriksakan kandungan ke dokter kandungan sebelum berangkat menjalankan ibadadah umroh. Pastikan kandungan Anda berada pada kondisi sehat dan diperbolehkan untuk melakukan perjalanan jauh seperti umroh. Utamakan kesahatan Anda dan janin dari pada keinginan untuk menjalankan ibadah umroh.

Sebelum imunisasi meningitis, dokter akan memeriksa kondisi kehamilan anda (bagi wanita). Bagi wanita hamil tidak disarankan untuk suntik vaksin meningitis. Tanyakan dan informasikan mengenai kehamilan Anda pada dokter keluarga maupun dokter di Kantor Kesehatan Pelabuhan tempat Anda akan melaksanakan imunisasi meningitis.

4. Rutin Olahraga Ringan

Ingatlah bahwa ibadah umroh akan menguras aktifitas fisik yang cukup banyak. Beberpa kegiatan umroh yang akan menguras tenaga adalah pada saat thawaf dan sa’i. Akan butuh energi yang banyak untuk melakukan aktifitas tersebut, apalagi ditambah dengan kondisi negara Arab Saudi yang Panas.

Untuk mempersipkan beberapa kondisi di atas maka perlu kebiasaan yang mirip dengan aktifitas tersebut. Lakukanlah olahraga ringan selama beberapa minggu sebelum keberangkatan. Karena hal ini akan menunjang kondisi fisik bagi calon jamaah ibadah umroh yang sedang hamil saat berada di tanah suci.

5. Bawalah Fotocopy Buku Pemeriksaan Kandungan

Tips umroh untuk ibu hamil selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah membawa buku pemeriksaan kandungan. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi kondisi yang darurat saat berada di tanah suci ketika umroh. Dengan buku pemeriksaan tersebut maka dokter akan mengetahui hostorical kondisi janin yang ada pada kandungan Anda. Bawalah fotocopynya saja untuk menghindari hilangnya buku yang asli.

6. Jangan Memaksakan Diri

Jika pada saat melakukan ibadah umroh merasa cukup lelah secara tiba-tiba, jangan paksakan diri untuk melakukan aktifitas itu. Gunakan jasa kursi roda dan pendorongnya untuk membantu kegiatan yang sedang berlangsung. Terdapat banyak jasa yang akan menawarankan kursi roda lengkap dengan pendorongnya. Namun jika Anda cukup kuat maka bisa menyewa kursi rodanya saja.

Jangan memaksakan diri untuk mencium hajar aswad maupun masuk untuk sholat di Hijir Ismail. Karena kedua nya merupakan sunnah, namun menjaga diri dan janin adalah wajib. Jangan tinggalkan hal yang wajib untuk mengejar sunnah. ( Baca : Mengenal Serba Serbi Hajar Aswad )

7. Perhatikan Kondisi Makan dan Minum

Pada saat usia trimester kehamilan kedua, banyak wanita yang selera makannya kurang baik. Sebagian ibu hamil masih banyak yang sering merasakan mual pada masa kehamilannya, yang mana akan berakibat juga pada nafsu makan dan asupakan makan. Agar mengantisaipasi hal tersebut, lebih baik makanan tersebut dipersiapkan atau dibawa pada saat sebelum keberangkatan umroh demi kemudahan dan kelancaran ibadah di Tanah Suci. Jadi Anda tidak perlu ragu umroh karena ada tips umroh untuk wanita hamil.

Memang secara umum, Tidak ada alasan wanita hamil tidak boleh melakukan Umroh, asalkan secara umum dokter mengatakan kepada si ibu nya bahwa pergi Umroh tidak akan menimbulkan risiko pada janin nya. Asma binti Umais, istri dari Muhammad bin Abu Bakar, pernah melaksanakan ibadah haji ketika beliau tengah hamil tua, hingga akhirnya beliau melahirkan di miqat. ( Baca : Hudaibiyah Tempat Miqat Umroh Sederhana dengan Berjuta Makna )

Namun, jika wanita hamil kapan pun di Umroh merasa bahwa dia mempertaruhkan nyawanya dan kehidupan janinnya, dia harus berhenti melakukan Umroh agar tidak membahayakan dirinya sendiri. Allah tahu yang terbaik, sebagaimana dalam QS Al Baqarah ayat 286 :

Be Sociable, Share!