(024) 672 4321 umroh@syakirawisata.com

Umroh adalah perjalanan spiritual yang tidak ingin dilewatkan oleh setiap umat muslim. Terkadang karena berbagai hal, mereka yang terpanggil untuk datang ke Rumah Allah adalah yang sudah berusia lanjut maupun penyandang disabilitas. Tentunya semua itu tidak dapat diatur karena merupakan bagian dari kebesaran Allah. Bahkan terkadang mereka sangat bersemangat walau membutuhkan tips perjalanan umroh pengguna kursi roda.

Memakai kursi roda sebenarnya bukan hanya masalah kaum lansia saja, mereka yang sedang sakit namun sangat ingin menjalankan ibadah umroh pun banyak yang memakai kursi roda ketika tiba di tanah suci. Tentunya persiapan yang dibutuhkan oleh mereka yang menggunakan kursi roda sedikit berbeda dengan mereka yang tidak membutuhkannya.

Tips perjalanan umroh pengguna kursi roda sebaiknya memang dicari tahu lebih dulu sebelum berangkat umroh. Hal ini untuk berjaga-jaga saja andaikan keadaan yang terjadi ketika tiba di tanah suci tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan. Apa lagi regulasi mengenai penggunaan kursi roda ini terkadang masih simpang siur.

Beberapa Tips Perjalanan Umroh Pengguna Kursi Roda
  1. Persiapan Sebelum Berangkat

Pastikan Anda membawa kursi roda dengan model lipat agar memudahkan ketika dibawa. Jika Anda tidak memiliki kursi roda model ini, Anda bisa mencari informasi mengenai tempat yang menyewakan kursi roda lipat. Atau Anda bisa bertanya kepada penyedia jasa travel umroh Anda mengenai fasilitas kursi roda. Ada banyak penyedia jasa travel yang bisa menyediakan kursi roda bagi calon jamaah nya.

  1. Saat di Bandara dan Selama Penerbangan Umroh

Carilah informasi kepada maskapai penerbangan Anda mengenai ketersediaan kursi roda untuk jamaah, jika mereka menyediakan jasa kursi roda dan dipastikan jumlahnya cukup. Anda tidak perlu kuatir memasukkan kursi roda bawaan Anda ke dalam bagasi tercatat, setelah sebelumnya di-wraping. Tetapi jika jawabannya adalah tidak, coba tanyakan apakah mereka memperbolehkan Anda membawa kursi roda hingga ke dalam pesawat.

Tips perjalanan umroh pengguna kursi roda selanjutnya adalah perhatikan jalan yang disediakan khusus bagi mereka yang memakai kursi roda. Biasanya ada elevator khusus bagi mereka dan akan dipandu oleh petugas yang bersangkutan. Di elevator ini biasanya pendamping tidak boleh ikut menggunakannya.

Tiba di Bandara Jeddah atau Madinah pengguna kursi roda boleh di damping oleh satu anggota keluarga. Sementara jamaah lain dipersilahkan untuk turun dari pesawat terlebih dahulu. Mereka pun akan di urus khusus oleh staff ground handling menuju kendaraan khusus yang akan membawa mereka langsung menuju ruang tunggu di dekat coveyor belt untuk bergabung bersama jamaah yang lain.

  1. Saat Sudah Berada di Mekah

Untuk urusan thawaf, mereka yang berkursi roda diperbolehkan untuk ikut kecuali jika keadaan sedang padat dan ramai. Jika kondisi sedang demikian, maka mereka yang memakai kursi roda harus melakukan thawaf di lantai dua. Jangan lupa untuk mempersiapkan daya tahan tubuh dan tenaga Anda, karena perjalanan panjang thawaf di lantai dua memakan jarak hingga satu kilometer.

Menurut catatan kami, akan lebih baik jika pengguna kursi roda di damping oleh anggota keluarga dan melaksanakan thawaf dan sa’i bersama – sama. Namun apabila Anda membutuhkan jasa muthawiff khusus, untuk penggunaan kursi roda saat thawaf dan sa’i, biaya nya bisa mencapai 300 hingga 350 riyal.

Berbeda dengan saat thawaf di lantai 1, ketika sa’i, Anda akan dimudahkan karena ada lajur khusus bagi mereka yang berkursi roda. Di tempat ini juga menyediakan jasa persewaan kursi roda juga jasa dorong kursi roda yang bisa Anda manfaatkan. Walau harganya cukup lumayan, sekitar 75 hingga 150 riyal, namun tetap lebih murah dibandingkan dengan jasa serupa ketika thawaf.

  1. Saat di Madinah

Madinah merupakan kota yang ramah terhadap penyandang disabilitas dan juga bagi mereka yang menggunakan kursi roda. Di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram juga tersedia lajur-lajur khusus bagi mereka yang berkursi roda. Untuk menuju ke toilet yang berada di lantai dasar pun tersedia elevator khusus.

Lajur khusus pun tersedia bagi mereka yang berkursi roda yang berkeinginan untuk mengunjungi makam Rasulullah dan juga Raudhah. Lajur ini akan sangat berguna bagi Anda sehingga tidak perlu berdesak-desakan lagi.

 

Semoga 4 tips perjalanan umroh bagi pengguna kursi roda tadi berguna untuk Anda. Tak perlu bingung apalagi sampai mengurungkan niat untuk beribadah umroh hanya karena menggunakan kursi roda. Insya Allah dengan tekad bulat dan persiapan yang matang ibadah umroh Anda akan dimudahkan. Selamat menunaikan ibadah umroh!